《ayayay, jinjoo-lokal》; all with you
Advertisement
***
Suasana dalem gedung itu rame bukan main. Mulai dari rekan kerja, temen-temen terdekat, dan keluarga kedua belah pihak.
Hari ini, hari pernikahan papa Yujin.
Sejak pagi tadi, Yujin ngga duduk sama sekali karena dia harus berdiri nemenin sang papa juga mama nya di panggung. Nyambut orang-orang untuk nerima ucapak terimakasih.
Tapi tatapan Yujin ngga pernah lepas dari perempuan yang sekarang lagi jadi bridesmaid bareng sama Youi.
Senyum ngga pernah luntur dari bibir perempuan itu. Bikin Yujin mau ngga mau ikut narik sudut bibirnya.
"Kamu mau kesana?" tanya Seulgi tiba-tiba, bikin Yujin noleh.
"Boleh, Pah?"
Seulgi ngangguk, "Boleh dong, makasih udah nemenin disini. Jangan lupa isi perut!" kata Seulgi yang langsung dianggukin sama Yujin.
Yujin sedikit lari buat nyamperin Minju yang mana lagi becanda sama Youi sama Yuri yang kebetulan diundang juga.
"Boleh join ngga?" celetuk Yujin, bikin ketiga cewe itu noleh.
"Maaf, Mas. Kita ngga open reqruitment" jawab Minju, abis itu dia ketawa sama dua cewe lainnya.
Yujin ngedengus. "Sini dulu ih,"
"Apaan sih, orang lagi spill diganggu" sungut Youi,
"Adek dengerin abang ya" Yujin masang muka sok iye nya,
"MAU MUNTAH!"
Tanpa nunggu bacot lagi, Yujin narik Minju dari sana. Dia ngebawa Minju ke tempat makan karena kebetulan perut Yujin juga udah gabisa kompromi lagi.
"Kamu udah makan belom?" tanya Yujin ngambil nasi,
"Nasi sih belum, tapi daritadi Youi bawain aku cemilan trus" jawab Minju,
"Cemilan apaan? Cemilan? Cepuluh? Cebelas?"
"Ngomong sekali lagi, high heels gue ada di mulut lo ya, Jin"
Yujin ketawa ngakak, abis itu bawa Minju duduk di salah satu kursi. Tapi baru aja Yujin mau mangap, Minju langsung ngambil alih.
"Eh suka nih gua, pacar yang peka" kata Yujin cengeh, Minju ngerlingin matanya males.
"Lo tinggal mangap, gausah banyak omong" setelah itu Minju nyuapin Yujin sambil sesekali nyubit paha Yujin karena cowo itu bacot sekali ya 1ka1.
Advertisement
"Cek? Halo? Ah, ya. Selamat siang. Sebelumnya, terimakasih sebesar-besarnya karena telah hadir di acara yang sangat berharga untuk saya"
Yujin liat papa nya di panggung sambil pegang mic. Dalem hati deg-degan.
Papa Seulgi kalo ga bacot ya macem-macem. Ngga ada kata santuy kalo papa Seulgi bertingkah.
"Sayang, sini kedepan" Seulgi panggil Irene untuk maju, abis itu dirangkul lah pinggang wanita itu.
"Siang ini, saya mau berbagi kebahagiaan sama semua yang ada disini. Saya tau jodoh ditangan Tuhan, tapi saya juga berharap semoga di acara ini. Salah satu dari kita semua disini bertemu jodohnya juga"
Yujin udah pasrah aja begitu orang-orang mulai tepuk tangan sambil ketawa-ketawa.
"Saya siapin lantai bukan untuk dipijak aja. Saya siapin ini untuk dansa juga, ajak siapapun yang mau berdansa setelah itu berdoa semoga itu jodohnya" abis itu Seulgi ketawa dan turun bawa Irene ke lantai dansa.
"Musik!"
Lagu adem ayem dan penuh cinta milik artis korea terkenal, Kim Taeyeon mengalun ngiringin orang-orang yang mulai dansa disana.
"Eh mau kemana?!" Yujin ngegas liat ceweknya berdiri.
"Lo mau nyia-nyain apa yang udah om Seulgi siapin? Cepet berdiri!!!"
Yujin sama Minju join ke lantai dansa. Yujin malu jujur aja.
Pertama, Yujin ngga pandai dansa.
Kedua, Yujin malu babehnya dah tua makin banyak tingkah.
Ketiga, Yujin gugup kalo harus dansa sama Minju.
BETINGKAH BAT PUNYA BAPAK—
"Jin ih, pegang sini"
Minju ngarahin tangan Yujin buat pegang pinggang nya, sementara tangan Minju udah nangkring di tengkuk Yujin.
"Kaki gue lebih menarik dibanding muka gue?" celetuk Minju.
Ya gimana. Yujin malu nying liat muka Minju deket-deket gini : (
"Yaudah kalo lo gamau liat gue, gue cari yang—"
Cup!
"Lo ga boleh liat cowo manapun. Cowo lo ada disini"
—tbc.
halo hyung.
apa kabs, sori slow up. kemaren abis bantuin purba larang sama lutung melawan kejahatan. jngn lupa hyung beli marjan.
okelah hyung, gausa banyak omong.
semangat ya hyung, lebaran 25 hari lagi.
Advertisement
- In Serial174 Chapters
Virtual Sword God!
An ordinary schoolboy, Novis Talen Stumbles upon an old sword while clearing his grandfather’s dojo. From inside the sword came out a sprit named Arthur who dedicated his life to the sword.Together, Arthur wishes to find an unbeatable sword style, while Novis starts to gain interest in a VRMOBA game called Virtual Sword Warriors and walks down the road of Esports.
8 1413 - In Serial22 Chapters
WELCOME TO THE APOCALYPSE
Invading aliens change our world, trapping all humans inside a game run by an insane AI system known as Beginners Guide. Humans are forced to fight monsters to survive. I'm in the process of finishing the book. Posting a chapter every other week. Hope you enjoy. Feel free to let me know what you think.
8 172 - In Serial19 Chapters
Incompetent Second Son
Being the eldest son is a pain. You have to be a role model, you have to succeed the house and you have to be good at everything. Being the second son is a bliss. Your parents don’t focus their attention to you and you can do anything you want. For Kane, this position is perfect for his personality. Incompetent and lazy, Kane is a black sheep among his family. Unfortunately for Kane, his peaceful life is full of disturbance! He wants to sleep under the shade of a tree, his childhood friend disturbs him! He wants to lay low at school, his brother pesters him into studying! What’s more, a mysterious girl wants to marry him! What will happen on Kane’s peaceful life from now on?
8 228 - In Serial7 Chapters
Uneasy Dreams
A collection of short stories, probably macabre in nature, and hopefully cathartic to read. There is no connecting thread tying them together, so feel free to skip around and read whatever sounds interesting. Also, each one is named after the song I happened to be listening to when I came up with them.
8 201 - In Serial79 Chapters
Dog Days in a Leashed World
Life is not easy at the bottom of the food chain. And in the Kingdoms of Magica, the absolute bottom belongs without question to the puppy-like lowbie zone trash known as mongrels. Born to an unfinished zone with only bored, murderous outpost guards for neighbors, the lives of these fluffy balls of hapless nuisance are short, dull, and deeply confused. Because after all: What's the point of a mob that no one can be bothered to hunt, in a zone utterly lacking in reasons to visit, in a game that was already the height of trash fantasy nonsense? Well it may not be much, but it's their life, dammit. And if Shh, the mongrel bearing the questionable distinction of smartest pup in his pack, has anything to say about it, they won't be on the bottom forever. Because that's the silver lining of being on the bottom: the only way left to go is up.
8 70 - In Serial19 Chapters
Adventures in Planus
Mal finds himself trapped in a VRMMORPG and must make his way forward and through this dangerous land. What friends and enemies will he find? Will he find a way out and ever see his family again? An LitRPG or GameLit story about a young man and his Adventures in the game world Planus. [additional tags= village,kingdom,empire building once you get deep enough in]
8 179

