《ayayay, jinjoo-lokal》; what am i
Advertisement
***
"
TAMAAAA BANGSAT! YURI SAMA MINJU MAU KESINI!"
"HAH??????????????????"
Yujin loncat dari duduknya. Trus panik kudu gimana,
"Ah anjir, pokoknya mereka ngga boleh ke daerah sini!" sungut Yujin.
"Tapi tetep aja, pala lu timbul?????????" Yena ngernyitin keningnya,
"Yaudah kaga ngapa, yang penting Minju ngga liat kesini!"
"Yaudah, diem dah sini"
Salahin Yena karena waktu itu keceplosan soal basecamp. Jadi Yuri yang niatnya mau ngapel sama Yena bakalan dateng ke rooftop.
Eh Yuri malah ngajak Minju—
Ya berakhir lah dengan kepanikan itu.
Ceklek
"Sayang?"
Yena noleh, trus senyum nyambut Yuri. "Hai, hehe"
Yuri ngeliat ke sekeliling, begitu juga Minju. Mereka berdua beneran kaget, ngga pernah terbayang dipikiran rooftop gelap itu ternyata nyembunyiin tempat pewe parah.
"Gue ga tau ternyata rooftop sekolah bisa lo ubah jadi gini?" tanya Minju, Yena nyengir doang.
Ini bikinin Yujin anying, gua bisa apa —Isaac Yena.
"Biasa, gabut" jawab Yena. Minju ngangguk doang.
"Duduk ngapa, gua cuma punya susu coklat gapapa ya?" kata Yena, Yuri sama Minju ketawa.
"Bocah gendeng minumnya susu cokelat" ledek Yuri,
"Bosen kalo mabok terus, udah diem atau gua cium?"
Minju ngerlingin matanya. Ngeliat dua insan pacaran emang bikin emosi doang.
Pandangan Minju terhenti waktu ngeliat sepucuk kepala ngebelakangin dia duduk di sofa deket pembatas.
"Yen, itu siapa?" tunjuk Minju, Yena ngedip berkali-kali.
"Oh, anu. Itu temen gua" jawab Yena,
"Dia ngga suka diganggu" lanjut Yena, Minju ngerutin alisnya.
"YA KAN, BRO?" teriak Yena,
"YO"
"Eh Ju! Mau kemana?!" Yena ngalangin Minju
"Gue familiar sama suara ini, minggir" suruh Minju.
Yena panik makin-makin. Bisa modar ntar kalo Minju ngeliat Yujin. Bisa ngga dibayarin makan seminggu sama Yujin ntar.
"Siape sih, bukan kali. Suara cowo kan sama semua" elak Yena,
"Suara lo cempreng? Udah si minggir? Gue cuma mau mastiin?"
Akhirnya Minju ngedorong Yena, dan masuk ke bilik itu.
Advertisement
"Lo?!"
"Lo yang kemaren ngasi jaket kan?!"
"Eh! Liat siniii!" Minju jambak rambut Yujin, trus Yujin akhirnya nyerah.
"Jangan dijambaakkk!" keluh Yujin,
"Sumpah. Kita pernah ketemu kan sebelumnya?!" cecar Minju, Yujin buang nafasnya.
"Arkatama"
"OHH! SI COWO CUPU YANG DI CLUB KAN?! ITU BENERAN LO?!"
"Jangan teriak bisa kaga?" jata Yujin sok kalem. Padahal udah jedag jedug hatinya, skinship sama Minju. Walaupun berupa jambakan.
Yang dijambak rambut, yang rontok hati. Itulah Yujin.
"Lo sok sok-an banget nyembunyiin identitas" kata Minju nyomot kuaci dari tangan Yujin,
"Iya boleh, Minju"
Minju ketawa, "Iya gue ulangin. Tama, minta kuaci ya"
Yujin senyum.
"Panggil Yujin aja, jangan Tama" kata Yujin,
"Kenapa? Gue lebih suka Tama"
Yujin berdehem. Coba apa, bisa diulangi? Minju suka nyebut Yujin dengan panggilan Tama ya?
"Lo emang cupu dan culun, Jin. Tapi gue ngga masalah temenan sama lo" celetuk Minju,
Jari-jari tangan Yujin berhenti gerak, trus Yujin senyum kecil.
"Gua ngga mungkin jadi bagian dari kehidupan kalian kalian, karena gua bukan siapa-siapa"
Minju ngehela nafas, "Ternyata. Selain culun dan cupu, lo juga pesimis. Yah, baguslah. Pertahanin ya?"
Abis itu Minju berdiri dari sofa ninggalin Yujin.
Minju berhentiin langkahnya, trus berbalik ke Yujin.
"Gue ganti tipikal cowo gue. Gue ngga suka bajingan mulai dari sekarang"
—tbc
maap maap gajadi dabel, bikos ngga ada yang nyadar dari story ini😗
salam dari nyonya kwon😗
Advertisement
- In Serial44 Chapters
Just Deserts
Hisoka Higawara struggles to understand those around him, but he's learning quickly. One day he makes friends with a girl named Nanami, and his life will never be the same.
8 194 - In Serial180 Chapters
Dreams Come True
In a futuristic world of superheroes and supervillains, the ability to dream of another world doesn’t seem that applicable nor useful. But for Demund, who has recently sent off his best friend to the superhero training grounds—the Preliminary Islands—it was nothing but life-changing. For him, a rejuvenating vacation to a world of magic is now only a good night’s rest away. As Demund explores his new world, reality around him begins to change. How will he manage to balance their existences together? Author's Note: It's going to be a very long story. While it may be (very) unrefined in the beginning, stick around and enjoy as the story grows. Cover by Sydorow.
8 191 - In Serial8 Chapters
The Lonesome Island and the Infinite Sea
All of humanity--concentrated on one small island. It's always been this way. Right? Right. Join Ness and Lynn as they uncover secrets about their world, their people, and themselves. Be prepared for: - Oceangoing vessels embarking upon harrowing adventures - Relics from a fogotten age being uncovered (and eaten?) - Coming of age and true love? - An orthodoxy (maybe a cult?) which mustn't be qestioned - Harpoons, large parabolic mirrors, and class divisions
8 61 - In Serial12 Chapters
Unwritten - The MMO Experience (Season 1)
It is the year 2026. Unable to accept the humdrum reality the young generation is desperate for a change. The heroes of our times must stand up and shout, for it is far too long that we continued being idle and indifferent. Crafting not a utopia, but simply a better world, we strive to write a narration into existence, to create meaning. Season 2 https://www.royalroad.com/fiction/25594 Season 3 https://www.royalroad.com/fiction/25738 Season 0 https://www.royalroad.com/fiction/25849
8 158 - In Serial29 Chapters
we met through your brother/// FUNDY STORY
i don't see a lot of fundy fanfics and he's my husband so here's this...:)
8 201 - In Serial9 Chapters
Deku in dxd
In this story Izuku after killing Shigaraki is gravely injured. He is suddenly teleported into a place of nothingness. Where ever he looks its nothing. He is soon gifted by god and sent to live in a new Universe with 3 other people from his previous Universe. Let's see where the journey takes him.
8 156

