《BADMINTON IN LOVE》Part 25
Advertisement
Minggu pagi, disetelah liliyana pulih dari cidera lututnya yang mengharuskan dia dan tantowi mundur dari perlombaan saat di dubai digunakan liliyana dan youngdae untuk latihan bulutangkis.
Setelah persiapan semua dibawa liliyana dan youngdaepun langsung menuju ke gor yang biasa mereka gunakan untuk bermain.
Sesampainya disana tampak sudah ramai vita marisa, debby, greys, jonathan, hayom, bayu, ilham, jordan, kevin dan tidak ketinggalan ahsan, hendra, dan tantowi yang membawa istri dan anaknya.
"Wah telat lu ci, aku udah dapet 1 set nih,"kata jordan
"Macet cuyyyy, sorry jet pribadi lagi di service,"kata liliyana
"Jet pribadi dari hongkong, motor aja belum lunas sok sok.an jet pribadi,"kata owi
Liliyana dan youngdae langsung melakukan pemanasan dan permainan, jordan dan debby mengajaknya bermain mix.
Dipinggir lapangan, seperti biasa otak setan jonathan, ilham, bayu muncul buat jailin owi
"Wah bang kayaknya cici ada pasangan baru tuh,"kata jonathan
"Wahhh gilaa permainan mereka bagus gila,"kata ilham
"Tenang kan youngdae atlit korea,"kata owi
"Lha ntar kalau cici milih maen lepas kayak koh hendra kan bisa atau youngdae jadi orang indo..apa itu namanya.."kata ilham
"Naturalisasi curut,"kata bayu
"Ahh birisik lu pada,"kata owi yang langsung menghampiri liliyana
"Yess berhasil,"kata mereka bertiga serempak
Tanpa mereka sadari vita marisa di belakang mereka
"BUKKKKKKKK" sukses kepala mereka dapet pukul
Tiba tiba joongki menarik kaos jonathan,
"Kak, temenin beli es cream,"minta joongki
"Sekarang ? Kata jonathan
"Taun depan, ya sekarang lah,"kata joongki
"Ayoo ijin dulu sama mama,"kata jonathan
"Mau kemana bro ? Kata ilham
"Ini mau beliin joongki es cream di swalayan depan,"kata jonathan
"Gue ikut bro, mau beli minum nih,"kata ilham
"Jo, ham, titip anak gue, jaga ati ati, lecet dikit awas lo,"kata liliyana
"Astaga aku berasa jalan ke swalayan depan kayak ke jalur gaza aja,"kata ilham
Jonathan, ilham dan joongki langsung berjalan ke swalayan didepan gor, setelah memilih berbagai es cream kesukaan joongkipun langsung keluar swalayan. Dan duduk di bangku yg tersediakan, saat sedang menikmati es creamnya tiba-tiba joongki melihat 2 anak yg sedang beristirahat dengan membawa tas yang berisi barang bekas yang mereka punggut.
Advertisement
Kedua anak tersebut menarik perhatian joongki, lantas dia langsung menghampiri mereka.
"Siang kak,"kata joongki
"hay siang,"kata salah satu anak itu
"Nama aku joongki, nama kakak sapa ?"kata joongki
"Aku reza dan ini temanku aji,"kata reza sambil memperhatikan es cream yang dibawa joongki
"Kakak abis ngapain? Kok bawa bawa barang itu,"kata joongki
"Aku abis mulung, emm mencari barang bekas buat nanti dijual terus dibelikan makan untuk kita berdua,"kata reza
"Papa dan mama kakak kemana ?,"kata joongki
"Tidak tau mereka kemana, kita berdua sejak kecil tinggal di panti, tapi akhir akhir ini panti sedang kesusahan jadi kami bantu buat cari uang tambahan,"kata reza
Joongki sedang asyik mengobrol dengan reza dan aji, jonathan dan ilham kebingungan mencarinya.
"Ya ampun jo, mati lah kita, aku masih pengen juara dunia jo,"kata ilham
"ah lebay loe, cari dulu,"kata jonathan
Dan tiba tiba joongki datang
"Jooongki,"kata ilham
"Astaga joongki, kamu kemana ?,"kata jonathan
"Kak, ayo masuk lagi, aku mau beli lagi,"kata joongki
"Hey, ayo ayo,"kata ilham
Joongki pun masuk ke swalayan dan langsung memilih 2 es cream, 2 air mineral dan 2 roti. Setelah itu dia langsung berlari ke 2 teman barunya yang menunggu didepan swalayan. Mendapat makanan dari joongki mereka terlihat senang dan langsung mengucapkan terimakasih. Setelah selesei memberikan makan itu, joongkipun langsung ke gor dengan di gendong jonathan.
"Joongki tadi itu sapa ?,"kata ilham
"Teman joongki,"kata joongki
"Ahh lain kali jangan suka kenalan sama oranf asing ya,"kata jonathan
"Mereka baik kak, merka kasian, mereka harus kerja buat makan dan mereka juga ngak tau papa dan mamanya,"kata joongki
"Nah joongki harus bersyukur punya papa mama ya,"kata ilham
Memasuki gor, joongki minta diturunkan dan langsung menghampiri liliyana dengan menangis.
"Loh loh anak mama kok nangis,"kata liliyana
Mendengar pertanyaan liliyana, joongki bukannya bukan berhenti menangis malah tambah nangis
Advertisement
"Astaga itu anak kalian apain? Tanya ahsan
"Astaga ngak diapa apain kak, tadi aja ngak nangis sama kita,"kata ilham
"siapin kuburan sana,"kata owi
"Mau aku bantuin nulid surat wasiat ngak,"kata hayom
"Kak, gue ngak ngapa ngapain tadi aja dia minta beliin es cream 3 ya diturutin,"kata ilham melas
"Hay kenapa, sini coba cerita,"kata youngdae
Setelah tenang akhirnya joongki mulai ingin bercerita dan semua orang mendengarkannya seperti confrensi press tingkat internasional. Ternyata yang membuat joongki nangis adalah 2 temen barunya, yang membuat dia mikirkan nasip mereka.
"Ya udah kan sekarang joongki harus bersyukur punya papa dan mama,"kata youngdae
Huahhhhhhhhhh
Joongki nangis lagi
"Lohhh salahnya apa? Kata youngdae bingung
"Youngdae sama kayak mereka ma pa, kalau mama dan papa ngak jadiin joongki anak, nanti joongki kayak mereka yang harus kerja,"kata joongki
"Joongki,"kata liliyana kaget mengetahui joongki tau asal usulnya
"Joongki jangan ngomong kayak gitu lagi, mau bikin mama papa nangis, selamanya joongki anak mama papa,"kata youngdae
Joongki mengangguk ria
"Joongki mama mau tanya kok joobgki tau kalau joongki anak adopsi mama papa? ,"kata liliyana
Heningggggggggggg..
"Karena mama dan papa ngak kayak mama dan papa temen temenku yang bobok bareng setiap hari, ya walaupun kadang kadang tidur bareng sih,"kata joongki
"Ehhhhhhhh,"kata liliyana
"Wahhh ci...pelanggaran,"kata owi
"Maaa, bentar lagi natal kan, kita ke panti asuhan temen joongki ya ma, aku mau bawa makanan, minuman, minuman dan pakaian yang banyak ya,"kata joongki
"Siap siap,"kata youngdae
"Om owi, om ahsan, om hendra, tante marisa, kak ilham, kak jo, kak bayu, kak debby, ka jordan..huft banyak ya, pokoknya harus ikut dan nyumbang juga, yang banyak, "kata joongki
"Astaga, sifat nya yang ini nih yang nurun dari emaknya, maen nyuruh aja,"kata ilham
"Mau kan semua ? "kata joongki
"Mau mau,"kata semua
"Titah pangeran cuyy, ngak diturutin ibu ratu turun tanggan,"kata jonathan.
Hayyyyyy maaf lamaaa..
Selamat natal bagi yang merayakan,
Seperti biass aku tunggu coment, saran dan pengennya gimana..
Laella, jogja, 25 desember 2016
Advertisement
- In Serial7 Chapters
Statless
Summary Alexander Weiss, an intelligent and slightly unusual man, always dreamt of becoming a mage. Sadly, reality is harsh and even his best efforts never allowed him to achieve his goal during his lifetime... or did they? One has to be careful what they wish for, lest they might live to see it fulfilled. Description Follow Alex, a man whose pursuit of magic could not even be stopped by his non-magical reality, going as far as to create it himself, only to encounter an unsurmountable obstacle shortly before achieving his lifes goal, denying him all access to these powers. His journey will take him through a miraculous world, full of wonders, magic and manic beasts trying to devour him! He will learn much about this world during his adventures, exploring individual aspects of the System and the various monsters that came from it... or did they? Strong points What you'll get from this novel is the following (read with overly enthusiastic salesman-voice) : • An ending! I'll complete it, no matter what. Well, not "no matter what", but as long as I don't unexpectedly end, this novel won't either! • Good grammar! Might not be perfect, but it's definitely good enough to not detract from the story in the slightest. I'll also fix any reported mistakes as soon as possible, be they grammatical, syntactical or just inconsistencies. • No plot-armor! Or plot-weapons! Or plot-... potions? And no plot-holes! If you see some, it's most likely information that is being witheld for future revelations! But in the (hopefully) very unlikely case of such a vile beast being encountered, please inform me immediately and I'll see to slaying it without grace! (Translation: If you see plot-holes, tell me and I'll fix them) • Logic! [Hidden : Spoilers][Hidden : More Spoilers] [Moved to Chapter [Hidden Spoiler]'s Author's Note] Marvelous, I know! • Blue Boxes! And maybe something more! • Sensible retroactive edits! Not to be confused with radioactive edits! You'll not have to re-read previous chapters, even if they get some major edits. If they were to receive new information, I'll add that very information to the newly released chapters too, in a reasonable way. • Realism! Shocking, I know! Especially considering the tag related to that and the point about "Logic!". This also means that the story will be... well, realistically depicting a pretty messed up world. Don't expect bunnies... at least not cute ones. • Relatively faster paced! No long and boring descriptions of irrelevant stuff. There will be some longer descriptions about important things, but that's gonna be necessary world- and/or character-building! • Short action! Might not be a plus for some, but you won't have to look at a whole (or, god forbit, multiple) chapter describing a fight against the same enemy... • Strategy and hard progression! It's a dog-eat-dog world! No grinding/power-creep! If you're up against three enemies of your level at once, you've already lost! • Understanding! It will be mostly about discovering the wonders of this new world and how it became like that, all while trying to survive. So there will be enough action nonetheless! • Humor! Sometimes dark, sometimes light, always at the worst moment! • Constructive critics, welcome! Destructive critics, nope... I can handle criticism though, so don't go easy on me! Just make sure it's really a mistake when complaining about something. • Will add more in the future! If I can think of more stuff...
8 169 - In Serial25 Chapters
Filters
In March of 1954, Earth is covered in a month-long fog. This is what follows. (Updates Fridays)
8 321 - In Serial29 Chapters
Nekana, One in Billions, Lost.
Nekana is a fairly normal girl. She'd stray occasionally, and among billions of processing thoughts, she'd get lost.Romance through cliché circumstances were non-existent; so were reincarnations and fantasy worlds situations as well. She breathes oxygen, people. and it was her specialty.
8 184 - In Serial16 Chapters
Final Quest: Restore The Lost Data
She didn't want to suffer anymore. She just wanted me to be happy. She just wanted me to live for myself... but how could I listen to her? I wanted to know what happened. I wanted to return to the place where I belonged so I ignored her and went ahead to collect the lost data. The life she lived, I will relive them once again. I will experience everything she went through and find out why things are the way they are. The old me who didn't want to remember and the me now who wants to remember... who will be the one who was right in the end? Author's Note: Each chapter is around 3k-6k words and there is no set release schedule yet but I will try to update on Saturdays. Thanks for reading and feedback is always welcomed!
8 124 - In Serial12 Chapters
I AM CREATION
A Story Of A Being So Powerfull That Exceed Your Imagination, But All Alone... All Alone In The Empty endless of nothingness.. This Is The Story Of A New Beginning, Which The Being Creates And Is A New Endinning, Which The Being Destroy.. Join In The Creation And The Distraction Of Countless World. As It Makes New Creation...
8 123 - In Serial27 Chapters
North Star Boys Imagines
If you have not seen this group of crackheads, that happened to be handsome, please go watch their YouTube channel and support them. Members (Left to Right)RegieRyanSebastianOliverDarrenJustinKaneManger Ty If you have any request let me know!BTW the grammar and spelling errors make me go crazy too but I'm just too lazy to edit. 😭
8 141

