《BADMINTON IN LOVE》Part 22
Advertisement
Bulan november sudah datang, dan pertandingan china ss pun tiba, saat pertandingan berlangsung liliyana beberapa kali berhubungam dengan joongki yang terpaksa dia titipkan ke mamanya.
Bulan november pun menjadi bulan pertamanya saat youngdae menjalani wajib militernya,
Pertandingan demi pertandingan berjalan dengan begitu lancar hanya sedikit bermasalah dengan lututnya yang sedikit terasa sakit, tapi tak diurungkan niatnya untuk tetap bertanding.
Pertandingan finalpun tiba, liliyana dan tantowi siap menghadang pasangan tiongkok. Babak pertama dimenangkan oleh liliyana, memasuki babak kedua, pasangan tiongkok memberikan perlawanan yang keras hingga dapat memenangkan pertandingan dengan skor 24-22. Memasuki babak ketiga kedua pasangan saling berusaha memberikan perlawanan yang maksimal hingga hasil akhir, pasangan tiongkok harus mengakui keunggulan pasangan indonesia.
Berita akan kemenangan liliyama-tantowi langsung tersebar cepat diseluruh penjuru dunia tak tertinggalan di korea.
Lee youngdae yang sedang istirahat melihat liputan tentang kemenangan liliyanan ikut senang dan berniat menelfonnya. Langsung saja setelah meminta ijin ke atasannya diapun diperbolehkan menelfon.
"Hello,"kata youngdae
"Youngdae,"kata liliyana
"Ya, kau harap siapa?,"tanya lee youngdae
"Kok bisa bukannya kamu wamil,"kata liliyana
"Iya aku ijin ke atasan, untuk telfon kamu sebentar,"kata youngdae
"Selamat ya atas kemenangannya,"kata youngdae
"Terimakasih,"kata liliyana
"Setelah ini langsung ke hongkong?,"tanya youngdae
"Iya, langsung nih,"kata liliyana
"Cideramu gimana ? Tak masalah ?,"kata youngdae
"Berdoa saja tak masalah, udah biasa kok,"kata liliyana
"Ya, jangan terlalu dipaksakan, masih ada yang di dubaikan,"kata youngdae
"Iya, nanti mau usaha dulu, rasanya kalau liat tagihan biaya sekolah joongki rasanya turnamen apa aja bakal aku lakukan,"kata liliyana
"Hayy, kau lupakan aku, tenanglah..masih ada aku,"kata youngdae
"Iya iya,,tapi.."kata liliyana
"Ngak ada tapi tapian, oh ya udah ya ci, waktuku habis, selamat bertanding,"kata youngdae
"Iya, jaga kesehatanmu,"kata liliyana
Setelah menerima telfon dari youngdae, liliyana pun langsung menyusul rekan rekannya di restauran,
"udah ci telfonnya sama ayang? ledek owi
Advertisement
"apaan sih lu wi,"kata liliyana
"lha emang bener kan ci?kata owi
"terserah,"kata liliyana
Tiba tiba deby datang menghampiri liliyana
"ci kamu dicariin di hotel,"kata deby
"sapa deb?,"kata liliyana
"si chenlong,"kata deby
"chenlong atlit china itu?kata owi
"iya bang,"kata deby
"okey bentar aku kelarin dulu makanku,"kata liliyana
"uhhh ada yang dicariin chenlong,,hem awas yang dikorea marah,"kata owi
"brisik lu, gue lempar juga ni piring,"kata liliyana
"lempar aja ci, mahal itu piring,"kata owi
"ngak masalah gue banyak uang juga,"kata liliyana
"yayayaya,"kata owi
Setelah makan mereka langsung bergegas balik ke hotel, sesampainya di hotel terlihat chenlong dan pacarnya yang sedang menunggu di loby hotel.
(anggap dalam bahasa mandarin)
"hay, maaf lama menunggu,"kata liliyana
"tak masalah, santai saja,tabib yang kita minta juga belum datang"kata chenlong
"tabib? untuk apa?,"tanya liliyana
"oh ya tadi lee youngdae menelfon chenlong untuk meminta tolong dicarikan tabib untuk memijat lutut kamu yang cidera,"shixian
"oh ya, maaf merepotkan kalian,"kata liliyana tak percaya
"tak masalah, sesama teman memang harus saling membantu,"kata chenlong
tabib yang mereka tunggupun tiba, akhirnya mereka menuju ke kamar liliyana karena tak ingin menimbulkan kehebohan jika dilakukan di loby. Karena penasaran apa yang terjadi tantowi, deby, praven, greysia poli dan pelatih liliyana
"etdah rame amet ini kamar, kalian pada ngapain? kata liliyana
"ngakpapa ci liat aja, kan pemasaran,"kata deby
"oh ya liliyana mungkin pemijatanya akan terasa sedikit sakit tapi setelah itu akan lebih membaik kok,"kata chenlong
"tak masalah dia pengusaha pijat jadi pasti kuat,"kata owi
"xian, kalau kamu dipijat biasanya kamu bagaimana? tanya liliyana muka jail
"biasanya aku pegang chenlong karena pasti rasanya sakit,"kata shixian
"wah sayangnya youngdae tak ada disini, "kata liliyana muka devil
"ahh aku mau kekamar aja ah,"kata owi liat glagat devil liliyana
Advertisement
"wi lu mau kemana sini,"kata liliyana
"ampun ci,"kata owi dengan muka memelas
"sini lu,"kata liliyana
"udah bang sana itu titah dari ibu ratu,"kata deby
akhirnya owi pun mendekat ke sisi liliyana dan langsung lengan owi dipegang erat.
"AAAAAAAAAAAAAKKKKKKK,"teriak owi
jangan heran yang dipijat liliyana tapi yang teriak owi karena liliyana dengan senang hati meremas lengan owi saat tabib memijat lututnya.
"ah lepas ci, sakit,"kata owi memelas
"ah lu mah wi sama gue juga, inget wi besok masih ada pertandingan di hongkong, inget biaya danish,"kata liliyana
"AAAAAAAAAAAAAAKKKKKKKK,"teriakan owi lagi
"liliyana kok kamu tidak teriak, apa tidak sakit?tanya chenlong
"ah aku males teriak, teriakan aku udah diwakili tantowi juga,"kata liliyana
"ahh awas aja lee youngdae kalau ketemu, dia yang bikin acara akunya yang sakit,"kata owi
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAKKKKK,"teriak owi lagi
"ci itu udah kelar mijitnya,masih aja remas tangan aku,"kata owi sambil melihat nasip lengannya
"oh ya, maaf wi, kagak tau,"kata liliyana tanpa dosa
"emang lu aja yang dendem sama gue,"kata owi
"emang, terus kenapa?"tanya liliyana tanpa dosa
"astaga..berikan aku kesabaran ya allah,"kata owi
"AMINNN,"kata semua yang diruangan itu
Selesai memijat itu chenlong dan shixian pun langsung bergegas pulang, tak lupa liliyana mengucapkan terimakasih.
hayyyyy.....
kalau cerita ini aku akhiri gimana ?
pendapat aja kan pasti cerita itu ada ujungnya, jangan kayak sinetron yang ngak ada kelar kelarnya
hahahahahahaha
laella, jogja, 27 november 2016
Advertisement
- In Serial20 Chapters
Velysium: When dimensions merge
High school could debatably be the hardest part of ones life, but for the students of Highcliff Highschool in Cambridge, Massachusetts, it became hell on one seemingly normal day. One that will change the course of their lives as their very dimension merges with another. How will the myriad of students and faculty survive in this new, strange, and dangerous situation? What decisions will they be forced to make to survive, and what will they end up becoming? Let's also not forget that the rest of the earth, and civilization as they know it is crumbling under the might of the newly formed dimension. They would need to act fast if they wish to keep any semblance of the home they once knew. ~~~~~~~~~~ Hello! I did it again! I made another weird one for you all to enjoy. However I just wanted to say as I'm sure you've heard multiple times, writing is a but a hobby of mine, so there is a chance I would need to drop this and focus on more important things in my life. Either way, this is going to be fun! ENJOY! XD P.S.S - Very Slow Start
8 94 - In Serial31 Chapters
A Scientific ReQuest
Isekai’d into a game. It’s the dream of many, but definitely not what Jessica Harper, a regular high school teacher, envisaged happening in her mid-thirties. Without access to the system, and with no real gaming knowledge at her disposal she is thrust into a strange and fantastical new world of power and magic that is always just out of reach. Armed with only common sense and a background in ecology, with the help of a friendly minotaur and a naïve apprentice alchemist, she must unlock the mysteries of these strange lands. It’s survival of the fittest out here. Agents of Darkness had better stay out of her way or they’re going to receive a thorough education. This Fiction will update every Tuesday and Saturday.
8 149 - In Serial14 Chapters
Ars Nova
Lotte tried to be the best daughter she could possibly be. Excelling in Sports, Academics, and Demeanour; everything for her parents. Her life was meant to be a good one, but she was far from happy. With societal expectations and traditional oppressions lingering in every corner, she wished for nothing more than a different life. Beyond that was Kiur, a young scribe in a world of sand and magic. Confronted by the shadow of a young woman he knew all too well, he’s forced to keep himself together against the dark emotions of his delusions. Now with the sudden invasion of his homeland, he’s spirited away through the vast desert. Kiur, more than ever, must face the deep abyss of his mind and fight for his life. Find out what happens when the shaken mind is put to test, met by The Gods of the Great Below and linked to a past better left forgotten. *CoverArt by https://www.deviantart.com/trashochistFont for Cover by https://twitter.com/Tokiko220
8 78 - In Serial7 Chapters
Animatronics Have Feelings Too!
Ever wonder what it would be like to know what the animatronics think?They have feelings too!©randomFNAFfandom Copyright 2017Based off of the characters of Scott Cawthon Five Nights at Freddy'sWe do not own Five Nights at Freddy's, Five Nights at Freddy's 2, Five Nights at Freddy's 3, Five Nights at Freddy's Four, or Five Nights at Freddy's: Sister Location.
8 103 - In Serial9 Chapters
Out of my league
:0 testbulb real- Season two is finally over and now the contestants are free to do of whatever they please. Test tube has a weird feeling bubbling inside of her, she is confused. Whenever she comes near a certain someone, she gets a fluttery feeling in her gut, and chokes over her words. Boy I sure do wonder what that feeling is.
8 213 - In Serial135 Chapters
Cubits Can't Save You Now (In Progress)
A crossover between Pibby, Mixels, and many more. What had planned to be a relaxing camping trip for the Infernite Cousins had been completely flipped on its side and turned into a frantic attempt to survive a new foe, and it's nothing like any mixel has battled before. HØW WĮŁĻ ĪŤ ÊŅĐ??¿ WARNING: This contains spoilers to various episodes from various shows and some possibly intense scenes. This is not for young viewers.
8 146

