《BADMINTON IN LOVE》Part 10
Advertisement
Hay hay makin semangat aja liat coment kalian dengan cerita uaku yang gila ini..
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Berlombaan badminton akhirnya sudah mencapai babak semifinal dan liliyana tantowi berhasil mengalahkan ganda campuran asal china dan langsung melesat ke final melawan malaysia. Laga semifinal yang dilakukan dengan bersamaan kedatangan joongki membuat liliyana sedikit kehilangan konsentrasi tapi berkat owi, liliyanapun terus berusaha konsentrasi.
Diruang kontingen indonesia selesei laga semifinal, liliyana meminta ke pelatih untuk memberi ijin untuk bertemu dengan joongki tapi pelatih melarangnya dan menyuruhnya untuk konsentrasi ke pertandingan dulu. Hingga membuat liliyana sedikit frustasi, dan pada akhirnya pelatihpun memberinya ijin untuk sekedar telfon youngdae
"Hay, young.gimana joongki?,"kata liliyana
"Oohh dia barusan tidur,"kata youngdae
"Ahh aku kurang cepet ya, kangen dia,"kata liliyana
"Iya,,kamu fokus dulu aja buat pertandingan besok."kata youngdae
"Ngak usah bilang kayak gitu, aku bosen dengerinnya,"kata liliyana
"Hahaha, udah sana konsentrasi, dapatin emasnya. Biaya joogki mulai malah nih,hahahaha,"kata youngdae
"Sue lu, hahaha..awas aja,"kata liliyana
"Hehe, iya..sip kamu pasti bisa dapat emas buat aku dan joogki bangga, udah ya,"kata youngdae
"Iyaa,"kata liliyana
Setelah menutup telfon liliyana baru sadar dengan kata kata youngdae. "Membuat joongki dan youngdae", kalau joongki mah iyaa. Tapi kalau youngdae...?????
sementara di hotel tempat menginap lee youngdae dan joongki, lee youngdae tengah menatap joongki yang sudah tertidur lelap dengan usaha luar biasa susahnya karena joongki yang sedang sakit pasca melakukan penerbangan dari korea ke brasil. Lee youngdae yang dalam kejuaraan ini tidak dapat masuk semifinal langsung bergegas ke hotel. Dihotel terdapat mama dan kakaknya.
Anggap saja pakek bahasa korea
"Young apa ngak sebaik kau memberi taukan keadaan joongki ke liliyana?,"kata kakak youngdae
"Besok aja kak setelah dia maen final, aku tak ingin dia lepas fokus,"kata youngdae
"Tapi dari tadi joongki menanyakan dia terus lho,"kata kakak youngdae
"iya kak, bukannya udah biasa ya kak, kita tahan 1 hari aja dulu,"kata youngdae
"Kasian joongki young, kamu mau oper sana oper sini, sebaiknya kalian berdua fikirkan lebih lanjut tindakan kalian,"kata kakak youngdae
Advertisement
Kakaknyapun bergegas pergi tapi sebelum sampai ujung pintu, lee youngdae berkata dengan kakaknya
"Kalau aku pindah indonesia bagaimana kak?,"kata youngdae.
"Itu terserah kamu, kalau itu pilihan terbaik yang kamu pilih,"kata kakak youngdae
Pertandingan final ganda campuranpun dimulai. Liliyana owi menghadapi pasangan malaysia. Pertandingan sangatlah seru, liliyana secara taktis mematahkan perlawanan lawan hingga akhirnya malaysia takluk dengan 2 set langsung. Liliyana owi yang menjadi juara 1 langsung berlari ke arah pendukungnya. Liliyana sangatlah bersyukur tepat di tanggal kemerdekaan indonesia dia dapat mempersembahkan emas ke indonesia. Ditengah hiruk pikuk kemenangannya, saat penuju ke podium juara liliyana masih mencari cari seseorang hingga owi pun menegurnya.
"Ci, ayok ditunggu,"kata owi
"Iya wi bentar, ini anak gue kok ngak ada ya,"kata liliyana
"Dihotel paling ci, udah ayoo udah ditunggu itu cici,"kata owi
Merekapun langsung kepodium dan wartawan indonesia segera menyerbunya.
"Wah selamat ya kalian, bagaimana ini uang 5 M mau buat apa ? Tanya wartawan
"Wah kalau saya buat masa depan anak aja,"kata owi
"ya ngak jauh berbeda dari owi, buat anak, buat modal usaha juga,"kata liliyana
"Iyaaa buat bolak balik korea indonesia kan mahal ya ci,"kata owi
"Ahh lu bisa aja, emang mahal,"kata liliyana
Setelah selesei wawancara dan dengan segala ucapan selamatnya, liliyana, owi dan jajaran pelatih langsung menuju ke penginapan mereka. Setibanya dipenginapan liliyana dikejutkan dengan hadirnya joongki yang sedang tertidur didalam gendongan youngdae. Langsunglah dia bergegas.
"Hay,"kata liliyana yang langsung bergegas ingin mengendong joongki tapi youngdae malah menjauhkannya
"Young,sini,"kata liliyana ingin mengendong
"Apa ? Sana mandi dulu. Kamu mau gendong dia. Nanti malah tambah sakit dia,"kata youngdae
"APA? Sakit? Kata liliyana yang langsung menempelkan tangannya ke kening joongki
"Ya ampun, anak mama kok bisa sakit,"kata liliyana
"Aish sudah sana mandi nanti aku jelasin,"kata youngdae
Liliyana pun langsung bergegas ke kamar mandi, sedangkan youngdae menunggunya dengan menidurkan joongki dikamar liliyana dan mengobrol dengan hendra dan ahsan,
"Sejak kapan ehem.."kata hendra
"Lee joongki,"kata youngdae
"Iya joongki sakit?,"kata hendra
Advertisement
"Aslinya setelah sampai dibrasil dia langsung panas, kata dokter kecapekan,"kata youngdae
"Kamu yang ngurus joongki sendiri?,"kata ahsan
"Hari ini iya, makanya aku ngak bisa ke stadiun, kalau kemaren ada mama dan kakakku tapi tadi pagi mereka pergi ke LA, ada acara keluarga disana,"kata youngdae
Tiba tiba grasilla datang dengan sedikit teriak dan langsung membuat joongki terbangun dan langsung menangis.
"Ehh sorry,gue ngak tau,"kata grasilla
"Ngakpapa santai aja dia emang lagi rewel,"kata youngdae
"Awas lu, ati ati gannggu anaknya, emaknya datang baru rasa. Si cici bisa devil mode on,"kata owi yang baru aja datang karena abis mandi.
"Mama,"kata joongki
"Hus.hus, iya sabar ya. Mama lagi mandi,"kata youngdae
"Mama,mama,"kata joongki sambil nangis
Tiba tiba liliyana datang dan langsung bergegas mengendong joongki.
"Hay, ini mama lho. Hayo cowok ngak boleh nangis,"kata liliyana
Joongkipun langsung diam dan tertidur didalam gendongan liliyana.
"Kok bisa bangun dia bukannya tadi masih tidur young? Tanya liliyana
"Nah matikan lu, mending dari lu minta maaf,"kata owi ke grasilla
"Tadi di grasilla datang, suaranya agak keras jadi bangun,"kata youngdae
Mendengar itu, liliyana langsung menghadiahi grasilla tatapan membunuh
"Sorry, ci gue kan ngak tau,"kata grasilla
"Udah ngakpapa, joongki aja yang lagi rewel,"kata youngdae
"ahhh terimakasih pangeran korea, aku berhutang nyawa padamu,"kata grasilla
"Lebay,"kata liliyana
Obrolan mereka pun langsung berlanjut hingga hendra melihat kalau youngdae teetidur di sofa kamar tidur liliyana saat mereka mengobrol.
"Ci,liat tu. Kasian pasti dia capek ngurusi joongki seorang diri,"kata hendra
"He,? Dra, gue boleh minta tolong buat youngdae nebeng kamar loe,"kata liliyana
"Gimana kalau kamar gue aja,"kata grasilla
"Hay,"kata liliyana tatapan taja
"Ngak ci, becanda,"kata grasilla
"Boleh kok,"kata hendra
Segeralah liliyana membangunkan youngdae dan menyuruhnya pindah ke kamar hendra.
Keesokan harinya kondisi joongki langsung sembuh, teenyata dia sakit malarindu. Selesei mandi joongki dan liliyanapun bergegas ke restoran tak jauh situ. Sesampainya direstoran ternyata sudah banyak teman temannya. Liliyana pun langsung memesan dumpling karena tau joongki kelaparan.dia memesan 4 porsi karena tau selera makannya youngdae yang banyak.
"Hayy, joongki,"sapa grasilla
"Hayy tante,"kata joongki
"Wehh anak lu bisa bahasa indonesia?,"kata grasilla
"Bisa tante, aku bisa 3 bahasa lho, indonesia, korea, inggris,"kata joongki
"Wihhh hebat anak siapa sih, sini cium dulu,"kata liliyana dan langsung joongki cium pipi liliyana
"Wehh anak papa udah sembuh udah berani cium cium lagi,"kata youngdae yang sudah datang dengan hendra,owi dan ahsan dan langsung duduk disebelah liliyana
"Biarin,wle,"kata joongki
~Cupp~ youngdae cium pipi liliyana
"Wle papa juga bisa,"kata youngdae
"Ahhh papa, jauh jauh sana,"kata joongki
"Huss, ngak boleh gitu, waktu sakit papa kan yang jaga joongki, hayoo."kata liliyana
"Wlee,"youngdae mengoda joongki
"Udah kan tadi malem joongki tidur sama mama, tenang aja papa kan ngak bisa tidur sama mama,"kata liliyana
"bisa aja,"kata youngdae enteng
"Makanan,"teriak joongki memecahkan keheningan karena ucapan youngdae
"Aishh ini anak kalau ada makanan, suka banget,"kata youngdae
"Makan yang banyak ya joongki,"kata grasilla
"Ci, anak lu lucu banget, rasanya pengen aku bungkus terus aku bawa pulang,"kata grasilla
"Hehehe,,iya dong,anak siapa gitu,"kata liliyana
"Ci, ini pesen 4 buat ber3?,"tanya youngdae
"Iya, kan aku tau porsi kalian kalau makan, super,"kata liliyana
"Mereka kayak keluarga bahagia yak,"kata owi
"Yoiii gue ngak yakin sama hubungan aneh mereka,"kata ahsan
"Kayaknya lu siap siap ganti pasangan deh,"kata hendra ke owi
"Kayaknya bakal ada yang dibawa ke korea,"kata hendra
"Woyy kalau ngomongin orang jangan didepannya kali, kedengeran. Banget"kata liliyana
"Dia makin bawel ya pas jadi emak emak,"kata owi
~pletak~ ○ada adegan sendok terbang○
"sakit ci, ahh elu mah suka lempar lempar barang,sana ganti profesi jadi pelempar pisau aja sekalian,"kata owi
"Iyaa nanti objek pertamanya elu,"kata liliyana
"Hahahaha,"ketawa semua
"Lee youngdae, kamu tidur malam disini?kata grasilla
"Iya dikamar hendra, ini aja bajunya tantowi,"kata youngdae dengan tshirt putih
"Oha aku kira, itu punyamu,"kata liliyana
"ci, itu tshirt gue yang beli sama elu juga di bandung,"kata owi
"Ohh yang itu, kok jadi beda ya pakek youngdae,"kata liliyana
"Iya ci iya ci, gue tau. Gue kalah ganteng,"kata owi
"Tumben sadar,hahaha"kata liliyana
sesi senda gurau dan sarapanpun berlanjut hingga mereka memutuskan untuk mengunjungi suatu objek wisata bersama.
Hayyy...
Next part berikutnya aja yakk..
Bakal ada apa yakkk
Aku tunggu comentnya
Advertisement
- In Serial247 Chapters
Xianxia: My Junior Sisters Are Freaks!
Su Xing traveled through ten years in time and secretly checked in for ten years at Tianquan Peak. He thought he could continue to develop, but he suddenly got three junior sisters.His first junior sister was seemingly the reincarnation of a female emperor who had fought bloody battles to the edge of the world in her previous life. Her second junior sister seemed to have royal blood as well, but due to unforeseen events in the dynasty, she had no choice but to leave her hometown and bear the hatred of her family and country. His third Junior Sister seemingly transformed from an ancient beast. Her origin was a mystery, and her bloodline was exceptionally powerful.Originally, he thought that as their senior brother, he could take care of his juniors, but instead, his powerful junior sisters had him covered everywhere. Three junior sisters, «Who dares to bully my senior brother?» Su Xing, «As the senior brother of three freakish junior sisters, I am under too much pressure!»When the Emperor’s Secret Realm appeared, his three junior sisters fell into danger at the same time. For the sake of his junior sisters, Su Xing decided to longer slack around. Coming out from seclusion, «Who dares to bully my junior sisters? I will destroy your orthodoxy!»
8 1011 - In Serial13 Chapters
The Life of the Phoenix Titan
Summary A new baby is born into a fantasy world, and that baby is named Lakshman Chand, whose nickname is Lucky. The story follows as the boy encounters many different things along his growth and embarks on a journey to uncover the mysteries of his past and discover his destiny. Note from Author Hello, readers. This is a rewrite of the original Phoenix Rising that I had started way back in 2014 and am still going with over 500 chapters. I am rewriting from scratch on this one because, when I looked back at the earlier chapters, I found out that I had made a lot of mistakes, plot holes that went unexplained, and links missing between events. That's why, I've decided to write from the beginning with a new vision of improving the story, bridging the missing links, and change our certain events happened to make a much better story than the original. So, I thank each and every one of you for giving this story a chance, and I hope that you will come to like it. Please do leave comments down in each chapter to give me possible feedback or any suggestions for me to improve my story on. I gladly accept all advices from my readers and promise I will adapt to the best I possible could with the vision I have for this story. Phoenix Rising: Wikia
8 198 - In Serial7 Chapters
Chasing the Mist
Him: Wouldn't lose his charming smile watching the world go up in flames. Her: By his side longing to read the arsonist's autobiography. The super powered people of Sprikson city are under attack and tensions are high, though that has nothing to do with Andriet as her only concerns are herself, her work, herself, Cylan and maybe a bit on the attacker's psyche. But it becomes her business when their peaceful lives get disturbed as that very best friend of her's becomes the prime suspect of the attacks. With no way to avoid involvement, she will have to help Cylan hunt down the true criminal, all while fending off the suspicions of those around them. But what happens when the hunter becomes the hunted and the mysterious attacks turn to them. Previously titled: Him & Her Photo is not mine. Credits to the owner. Image found here https://wallhere.com/en/wallpaper/38952
8 102 - In Serial7 Chapters
Slayers' Company
One man, two worlds. The modern world collide with the old upon the sight of the unknown. Tales of myths and gods descended and laid waste on humanity. Events written in the prophecies of the Judgement Day from several religions took place in a short time. All which seems to be at lost. Amidst the ruins, stood a man named Lace, harboured secrets from himself and wielded the wicked truth with an unyielding spear of mana. An ordinary human, who faced against the odds. Alongside with a mysterious sentient android. She who accompany him through thick and thin under the same skies. They, who walked a thin tread between two paths. The past that tells the tales, the present shun their sweats and tears. In search of an identity and family with one another as they clashed steels against heaven and hell, with iron to the taste. Determined to decimate anything in their path with blood filled eyes. Earning themselves the title, Slayers. __________________________________________ Uploading at least 2 chapters per week for now. Extra fact, I'm an amateur author, so please guide me the ways of writing.
8 196 - In Serial8 Chapters
Can I really create a VR game?
A jack of all trade trying to create a Virtual Reality game He isn't a genius He has no money nor connections He doesn't even have the required technology to run a full-dive VR program and has to make it by himself He will do it in the way no regular people ever thought about Will he success? Obviously he will, since this is his story. He will success not because he can do what people can't. He will success because he can see what people overlooked. But is the goal really that important? Or it is the process?
8 180 - In Serial14 Chapters
The Downward Spiral
Blood? My wrist was covered in it. It wasn't dried up or reeked of the combination of that black gunk from all those other freaks. It was fresh and warm too. Where was it coming from? I checked my body. My t-shirt was splattered in everyone else's blood but my own. Turning over my hand, my eyes lowered to where Ray was holding onto me. I gasped and released him, covering my mouth to stop from screaming. "Holy shit dude! What happened to your-?!" Tears were forming in his eyes but he looked down and hid his hand from me. "Please d-don't worry about it. Let's just go find a real hospital already." He said while shaking. "I...I don't want to think about it right now O-okay? It's no big deal..It's just...it's a finger..." My mind went blank. I pulled him into a tight hug. I wanted to do nothing much but to cry right now. I got him into this mess. This was all my fault. If only we would have just stayed at home that night. I didn't have to go to that stupid concert... After watching fans rip each other apart during one of her concerts, Sasha Brown's main goal was to keep her brother safe from whatever the hell broke loose in Jackson, Tennessee. Expecting the police to take care of it, she soon realize it wasn't blowing over anytime soon, especially with the growing number of rabid monsters running around, the living dead, and crazy psycho cults forming. One night brought an unfamiliar deadly world for both Sasha and her brother Raymond, and both are willing to fight it out to survive it.
8 391

