《BADMINTON IN LOVE》Part 8
Advertisement
Tujuh jam setelah keberangkatan liliyana dari korea. Dia sudah sampai di indonesia. Belum berapa menit dia sampai dinegara tercintanya dia sudah diberondong dengan wartawan yang mencari berita tentang dirinya dengan youngdae. Dan dengan tenangnya liliyana menjawab semua pertanyaan yang diacukan hingga dia diselamatkan oleh mamanya yang langsung menarik dirinya.
"Makasih ma, untung ada mama,"kata liliyana
"Makanya kalau ambil keputusan itu jangan bikin heboh dunia,"kata liliyana sambil terus sibuk dengan hpnya karena sedang menghubungi youngdae
"Lagi apa sih ampek mamanya dicuekin gini?,"tanya mama liliyana
"Ini ma, youngdae. Lagi kabarin aja kalau udah sampai. Ini joongki lagi rewel ma,"kata liliyana
"Makanya bawa itu cucu mama malah ditingalin,"kata mama liliyana
"Niatnya sih gitu ma, malah tadi sempet mau aku masukin kekoper, nih mah liat dia pas di koper,"kata liliyana nunjukin foto joongki
Akhirnya obrolan mereka pun berlanjut dengan cerita tentang joongki dan liburan liliyana lainnya di korea.
"Semoga tindakanmu ini benar ya nak,jangan kau sesali,"batin mama liliyana
Sesampainya diapartemen liliyana, liliyana pun memutuskan mandi dan langsung tidur karena badannya yang sakit semua selama dalam penerbangan.
Pagi hari diapartemen liliyana, si empunya pemilik apartemen sudah bangun dan hal itu membuat mamanya sedikit kaget karena biasanya dia akan tidur lama setelah berpergian lama.
"Pagi dek, tumben udah bangun biasanya masih kayak ulet kadut dikamar,"ejek mama liliyana
"Ahh mama bisa aja, mama salahin cucu itu. Pagi pagi buta udah buat mamanya bangun,"kata liliyana
"Joongki? Kata mama liliyana
"Ya sapa lagi ma, emang aku punya anak lain,"kata liliyana
"Ya sapa tau tiba tiba kamu sama youngdae adopsi anak lagi atau malah bukan adopsi,"kata mama liliyana
"Ma, please deh,"kata liliyana
"Iya iya dek, emang cucu mama itu kenapa,"kata mama liliyana
"Nih mah aku dikirimin youngdae, foto ini setelah dia teror aku dengan telfon dia dari pagi,"kata liliyana
Advertisement
"Hahaha,lucunya cucu mama itu,"kata mama liliyana
"Ahh audah mah, oh ya ma aku mandi dulu ya, ini nanti aku mau jalan sama anak anak, nanti kalau ada bela suruh langsung kekamar aja ya ma,"kata liliyana
Liliyanapun segera mandi, segera dia ambil peralatan mandinya. Dan sepulangnya dari korea dia mandi dengan seperangkat perawatan tubuh yang baru dan sangat lengkap. Ya siapa lagi kalau bukan youngdae yang membelikannya.
30 menit kemudian bela datang dan langsung kekamar liliyana setelah mendengar berkataan mama liliyana yanhmg kebetulan bertemu di depan apartemen. Liliyana pun beberapa menit kemudia selesei mandi dan keluar dengan mengunakan kaos dan celana pendek. Dan yang membuat bela terkaget kaget ria. Liliyana sehabis mandi langsung menuju ke sisi kopernya dan mengambil 1 tas berukiran cukup besar yang isimnya adalah produk perawatan diri. Lengkap sangat lengkap, dari ujung kepala sampai telapak kaki.
"Wauu kau gila, dikorea bentar aja bawaanya udah kayak gini,sama pangeran korea dikasih makan apa sih,"kata bela sambil masih melihat lihat produknya
"Apaan sih, biasa aja, ini kan cuma buat perawatan diri aja.kayak kamu ngak pakek aja,"kata liliyana
"Iya tapi tak selengkap ini kali, aku minta yang ini ya,kamu kan ada dua,"kata bela mengambil 1 produk yang dia kira adalah lotion
"Enak aja maen ambil ini udah 1 pakek curut, itu sama ini beda, yang kamu pegang itu buat yanh ditelapak kaki kalau ini baru buat badan,"kata liliyana
"OMG, telapak kaki aja khusus, oh tuhanku. Maafkan hambamu ini,"kata bela dengan lebay
"lebay banget lu curut, bisa aja kali,"kata liliyana
Liliyana pun ngobrol sambil siap siap alhasilnya dia sudah siap dengan jelana jens panjang dengan kaos putihnya dan tak kurang dia bubuhkan pelembab bibir karena dia lebih suka warna bibir yang alami (maklum udah merah dari orok).
"Ci, ini semua kalau abis gimana dong kayaknya aku liat ngak ada di indonesia semuanya. Home made lagi ini kan,"kata bela
Advertisement
"Ya tinggal beli lagi dong bel,"kata liliyana
"Korea?kata bela
"Iyalah mana lagi,"kata liliyana
"Caranya?,"kata bela
"Tinggal angkat hp bilang ke youngdae terus dikirim, selesei kan itu hidup ribet ah. Itu juga produk bakal nyampek sini 2 bulan sekali, cepet keluar ayo makan gue udah laper curut,"kata liliyana.
Merekapun akhirnya menuju salah satu restoran. Dan direstoran tersebut udah ada tantowi, hendra, ahsan, hayom dan grasilla. Kedatangan liliyana langsung disambut dengan kehebohan temen temennya.
"Woy emak baru ini, baru datang aja nih,"kata owi
"Apaan sih lu, ni gue bawain oleh oleh,"kata liliyana
"Wehh banyak banget nih,"kata owi
"Banyak lah buat nyumpel mulut brisik kaliam nih,"kata liliyana
Liliyana pun langsung pesan nasi kuning dan ikut bergabung dengan teman temannya. Ditengah keasyikan kumpul mereka, liliyana tiba tiba langsung mengambil hpnya.
"Woy, asyik banget maen hp nya, ada orang nih disini,"kata owi
"Sorry gyus, ini lagi tanya kabar anak gue,"kata liliyana
"Anak loe apa bapaknya,"kata hayum
Langsung hp liliyana diambil owi
"Weh weh, pangeran korea nih,"kata owi
"balikin wi, asem loe,"kata liliyana
"Ci, si youngdae bisa bahasa indonesia?,"kata owi
"Bisa tu loe liat sendirikan chatnya,"kata liliyana yang tau bakal panjang ini ceritanya
Terbukti setelah itu merekapun nodong liliyana buat cerita dan mengalirlah cerita itu.dari awal pertama dan sampek adopsi. Obrolan mereka berlanjut sampek liliyana yang abis kena bully karena kedekatannya dengan youngdae.
Sampai sini dulu ya, part selanjutnya nanti bakal ada cerita persiapan olympiade dan olympiade rio.
Aku tunggu tanggapan,coment dan sarannya yakk..
Advertisement
- In Serial24 Chapters
Mellinnium Myths
This is an ongoing collection of short story writing exercises in the genres of sci-fi and fantasy. They are written with the intention to help explore parts of my creative universe. Feel free to give feedback and share! The stories aren't in any order. Browse the chapter titles and pick one that jumps out to you! J. Elias Epp
8 198 - In Serial34 Chapters
Death's Dancer
Death’s Dancer is the most powerful supervillain in the world. Or at least she will be soon. As the newest graduate of the world’s only academy for supervillains, she has one month to prove her skills by terrorizing the city of Toronto and defeating its resident superhero, Fireball. Should she fail, the powerful organization that paid for her schooling will make sure she remains ordinary, powerless Delphi Dunn forever. But Delphi is well-armed with a kickass evil ballerina costume, the ability to mentally alter inanimate objects, and a love of the spotlight. It won’t be long before the city is trembling at her feet. Death’s Dancer’s first day on the job starts with a bank robbery and a narrow escape from Fireball, and it isn’t long before she’s hijacking television broadcasts and blowing up buildings. But when Death’s Dancer’s crimes turn deadly, Delphi finds herself caught between her two identities. With time running out and Fireball hot on her tail, Delphi must decide if she has what it takes to be a supervillain. Hers is not the only deadly secret in the city however, and the choice might already be out of her hands.
8 105 - In Serial19 Chapters
The Book Of Cain
Cain lives the repetitive life of a commoner in a world where no one needs to work, with strict rules and no stimulation. Feeling like he is living in a prison, he's grown up to be a resentful, angry, and stubborn teenager but he has little life experience. One day he receives a package including equipment that can transport his mind into another reality, one of magic and monsters, and he wants to become the strongest. He wants to be bigger than the corporate fat cats that ruined the world he lives in.
8 229 - In Serial26 Chapters
Persephone
"I am only my own-half blooming creation,half blazing hellfire."Some romances are legendary. >
8 270 - In Serial18 Chapters
The Assassin Chronicles: Part I
Iryal and McKayla Asha are not normal. They were raised by their uncle and trained at a highly secret academy in the northern mountains of Scotland. One became a deadly, highly skilled, and talented assassin. The other became a gifted alchemist. Together, they form one of the most formidible teams within the whole of the Assassins. Dean and Sam Winchester have been hunting monsters for as long as either can remember. After finding a Men of Letters bunker, they surreptitiously become members. The bunker holds a treasure trove of knowledge, including a scant amount on the Assassins. Little do they know that their two worlds are about to collide, in a very big way.
8 89 - In Serial25 Chapters
What If Bowser Died?
•• COMPLETE ••How seriously do you think Bowser's death would affect Mario and the rest of the denizens of the video game world?
8 198

