《BADMINTON IN LOVE》Part 6
Advertisement
Hay lanjut ya, tapi ngak janji bakal menarik ya maklum cerita asal asalnya aja..
Cuma mau nuangin hayalan doang
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
Kehidupan tenang dan bahagia youngdae dan liliyana terusik dengan langsung tersebarnya berita tentang adopsi anak yang mereka lakukan. Semua media berlomba lomba memberitakannya. Foto mereka di taman bermain saat liliyama menyamarpun tersebar di media. Awalnya youngdae ingin menyembunyikannya tapi karena tak hanya media korea yang memberitakan liliyana pun mengetahuinya dari salah satu lahan berita internasional.
"Young bagaimana ini?,kata liliyana sambil memeluk joongki
"Tenang,semua pasti bisa, kemaren kamu udah bilang ke pelatihmu kan. Dan mereka tak masalahkan ? Kata youngdae
"Ngak sih young yang penting aku tetep fokus maennya dan latihan,"kata liliyana
Ditengah kepanikan mereka, tiba tiba ada tamu yang datang dan ternyata adalah kedua orang tua youngdae dan kakaknya. Mereka langsung datang karena mengkwatirkan keadaan youngdae dan liliyana. Mereka masuk ke apartemen bahkan harus membutuhkan usaha luar biasa karena wartawan yang memenuhi apartemennya. Usut punya usut keluarga youngdae ternyata fasih berbahasa indonesia karena beberapa kerabat mereka adalah orang indonesia#anggap saja kayak gitu dari pada ribet bahasa inggris apalagi korea kan
Segera setelah pemberitaan tersebut menyebar pihal pelatnas korea langsung menghubungi youngdae dan mereka langsung menawarkan diadakannya confresipress secepatnya sebelum berita yang bersebar sakin tak terkendali.
"Kamu yakin kita akan confresipress?,"tanya liliyana
"Yakin , ini salah satu caranya.cepat atau lambat kita pasti akan confresipress kan. Kita ngak akan menyembunyikan joongki selamanya,"kata youngdae
Akhirnya setelah memikirkan pertimbangan yang ada liliyanapun setuju diadaknya confresipress.
Hari confesipress akhirnya datang dengan sedikit grogi liliyana coba menenangkan girinya. Dia berusaha untuk tenang.
"Ci, tenang pasti bisa,"kata youngdae
"He,ci ?, kata liliyana
"Ya, cici kan kamu bukannya kamu dipanggil cici,"kata yongdae
"Aishh, terserah deh waktu waktu kayak gini masih aja sempetnya,"kata liliyana
"santai aja, ya kan joongki,"kata youngdae
Akhirnya waktu mereka menghadapi para wartawanpun tiba, mereka tak mengira kalau wartawan yang akan datang sangatlah banyak. Tak hanya dari korea tapi dari indonesia dan beberapa negara lainnya.
"Ini kok rame banget, kita confresipress tentang joongki aja kok berasa kita kayak nglakuin kesalahan didunia, ihh itu dari indonesia, eh itu jepang,cina,"kata liliyana
Advertisement
"Berarti mereka perhatian sama kita,"kata youngdae yang mencoba lebih tenang.
Sesi confresipress pun dimulai dengan pemaparan youngdae tentang foto foto yang beredar dibantu dengan liliyana saat foto dirinya yang tampil saat penyamaran hingga foto mereka saat dipanti asuhan. Tentang joongkipun mereka sampaikan dengan bahagia dan ditambah dengan keberadaan joongki yang berada ditengah mereka saat confresipress. Mereka menjelaskan bahwa hubungan mereka untuk saat ini adalah orang tua joongki tapi tak menutup kemungkinan akan berubah untuk kedepannya. Di akhir sesi confresipress ditutup dengan sesi foto mereka bertiga yang tampak sangat keluarga bahagia.
Tak disangka respon masyarakat sangatlah baik ya tak banyak juga yang menentang karena mereka beda negara dan belum ada ikatan menikah. Ya pasti ada pro dan kontra. Tak berapa lama setelah confresipress tersebut dampak yang mereka rasakan adalah tak harus sembunyi jika berada di tempat umum dan tak kan merasa pusing jika mereka memosting sesuatu di account sosial media mereka.
Hari kepulangan liliyanapun semakin mendekat tak kurang dari 3 harilagi. Dan karena hal ini ntah joongki menjadi lebih lengket dengan si mamanya. Beberapa kali youngdae harus berusaha keras untuk menenangkannya saat menangis.
"Aduh anak mama kok nangis, kasian papa lho, besok pas mama di indonesia gimana coba,"kata liliyana
"Young, rasanya aku ngak sanggup kalau ninggalin joongki, coba deh ini aja dia nangis mulu,"kata liliyana
"Iya, tapi ya mau gimana lagi,ya latihan dong aku juga masak kamu terus. Percaya sama aku,"kata youngdae sambil masih sibuk dengan hp nya
" kamu sibuk apa sih kok itu hp mulu yang dipegang?"tanya liliyana
"Ohh ya ini, ada tawaran iklan buat kita,"kata youngdae
"Kita?,"tanya liliyana heran
"Iya, salah satu badan adopsi. Meminta kita jadi icon mereka. Ya kalau dibanding iklan lain sih bayarannya tak seberapa,"kata youngdae
"Mau mau, itung itung bantu anak anak yang kayak joongki,"kata liliyana
"serius?,"kata youngdae
"Ya,"kata liliyana
"Okey siap, ini sesi pemotretannya sehari sebelum kamu pulang ci,"kata youngdae
"Okey, tapi setelah itu nanti temenin aku belanja oleh oleh ya,"kata liliyana
"Siap nanti aku antar,"kata liliyana
Advertisement
Sesi pemotretan iklan pun berakhir dengan cepat hanya membutuhkan 3 jam setelah itu youngdae mengajak liliyana ke salah satu pusat perbelanjaan korea. Ya ke myeongdong
Myeongdong adalah kawasan di Seoul, Korea Selatan, yang menjadi salah satu distrik pusat perbelanjaandan wisata utama di kota Seoul. Tempat ini sangat populer di kalangan wisatawan macanegara sebagaisurga belanja dan pusat fashion yang menjual aneka fashion item dari produk lokal hingga barang-barang bermerk internasional seperti Louis Vuitton, H&M, Ralph Lauren, Forever 21, dll. Myeongdong juga menjadi sentra kosmetik di mana kita bisa dengan mudah menemukan outlet kosmetik merk terkenal Korea seperti Etude, The Face Shop, Skin Food, Missha, dan Nature Republic. Harga barang-barang di sini pun bervariasi dari sedang hingga mahal. Di kawasan ini juga terdapat beberapa departemen store dan shopping centre besar seperti Lotte Department Store, Shinsegae Department Store, Migliore, M Plaza, and Noon Square. Bagi penggila K-pop, Anda juga bisa menemukan aneka CD dan marchandise K-pop di Myeongdong.
Puas belanja dan jalan-jalan, saatnya kita mencharge energi kita kembali sekaligus wisata kuliner di restauran dan cafe-cafe di sepanjang jalan di area ini. Restoran fast food seperti McDonald dan KFC juga bisa anda temukan di Myeongdong. Selain itu, tidak ketinggalan pula tempat hiburan seperti bioskop dan juga theater turut meramaikan kawasan ini menjadikannya kian populer di kalangan anak muda Seoul. Meskipun ramai, jalanan di Myeongdong tetap leluasa untuk ditelusuri karena jalan utama dan kebanyakan gang-gangnya diperuntukan khusus bagi pejalan kaki (kecuali pagi-pagi sekali dan larut malam). Jadi kita bebas mau jalan di tengah atau menyeberang suka-suka, tapi tetep ya jangan sampai nubruk orang lain :p dan selalu hati-hati dengan tas, barang berharga, serta barang bawaan Anda ;)
Oh ya, Myeongdong juga punya atraksi wisata lain berupa festival yang diadakan 2 kali setahun, yaitu dari akhir Maret hingga pertengahan April pada musim semi, dan pada bulan September pada musim gugur. Festival ini menampilkan berbagai atraksi menarik mulai dari parade, fashion show, hingga pertunjukan musik dan tarian. Banyak toko di Myeongdong juga menawarkan obral dan produk diskon pada periode festival ini. Hmm.. tau kan sekarang waktu yang paling tepat untuk datang ke Myeongdeong? ;D. Dan sebagai kawasan belanja, Myeongdong juga menjadi tempat yang cocok untuk icip-icip jajanan pinggir jalan khas Korea dan sering menjadi tempat ‘lahir’nya jajanan-jajanan Korea inovatif seperti tornado potato dan tokkebi hotdog khas Korea (googleweight.com)
Di myeongdong liliyana membeli berbagai macam dan yang banyaknya adalah sovenir khas negeri gingseng itu karena dia sudah menebak jika teman temannya pasti akan langsung menyerbu apartemennya setelah memdengar pemberitaan tentang dirinya.
"Ci, kamu kamu beli buat kamu apa buat dijual lagi, banyak banget,"kata youngdae yang melihat barang belian liliyana
"Ya ini aku sekalian buat nanti dijual di glodok,"kata liliyana yang masih sibuk memeriksa barang.
Setelah selesei dengan hiruk pikuknya acara belanja akhirnya mereka memutuskan untuk makan. Sepanjang acara makan mereka tak henti henti tertawa melihat joongki makan dengan lahapnya.
"Aku yakin dia akan cepat tumbuhnya dengan cara makannya yang seperti itu,"kata youngdae
"Joongki cepet gede ya nanti kita maen badminton sama mama,"kata liliyana
"Ci, yang atlit aku juga lho,"kata youngdae
"Lho, joongki kan mau maen mix sama aku bukan double sama kamu ya,"kata liliyana
"Wahh ngajak ribut ini,"kata youngdae
"Hahaha,udah ahh kita ribut gini dianya kagak ngerti, mix atau double entar malah ujungnya single,"kata liliyana.
Hari yang melelahkan itupun ditutup dengan pemandangan indah yang mereka lihat di sungai han. Ya mereka memutuskan untuk ke sungai terbesar dikorea itu
Sungai han dimalam hari tampak begitu indah dengan gemerlapnya lampu lampu yang menghiasinya. Tak hayal liliyana pun terpesona dengan keindahan yanh disuguhkan.
"Indah banget, "kata liliyana sambil masih mengamati indahnya.
"Iya indah, mungkin setelah ini hidup kita akan berwarna karena adanya joongki,"kata youngdae
"Ya setidaknya hidupku tak sedatar dan sehambar seperti biasanya. Harus mulai mengatur waktu buat joongki dan latihan,"kata liliyana
"Iya, olimpiade rio harus jadi pemenang,"kata yongdae
"Harus,,sekarang tanggungannya udah ada,"kata liliyana becanda
"iya nih, harus mulai mempersiapkan buat si pipi,kata youngdae
"Kita tanggung berdua, okey,"kata liliyana
"Okey,"kata youngdae
Setelah puas akhirnya mereka bergegas ke apartemen dan packing untuk kepulangan liliyana besok..
Bagaimana kisah LDR mereka setelah liliyana pulang ke indonesia, dan bagaimana kehidupan mereka kedepannya.
Yang tau hanyanya saya dan tuhan,
Hahahaha..
Oh ya aku tunggu sarannya ya..
♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡♡
~younglilovers~
Advertisement
- In Serial12 Chapters
Sacrifices
Two hundred years ago, Humanity nearly wiped itself out in an apocalyptic civil war. When all was said and done, when the worlds stopped burning and the screams of the dying were finally quieted, The Terran Union staggered out of the ashes to ensure that such a conflict never took place again. Severe restrictions upon artificial inteligince, weapons, and naval production were imposed, technologies were purposefully lost, all traces were eradicated and monuments to the fallen errected. Now however, a new threat has arisen. Outnumbered and outgunned humanity faces a terrible choice, what sacrifices are they willing to make to win, and will it be enough? ------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------ Taking place through the "eyes" as it were of dozens of charachters, bear witness to the unfolding war from both sides of the trench as politicians, soldiers, and AI engauge in a no holds bar struggle for survival and political supremacy which plays out over the galactic stage.
8 122 - In Serial19 Chapters
The Paths Of Life (Cancelled)
In the year 20XX, a mysterious rift erupted upon Earth. It connected mankind to a strange planet populated by titanic and horrifying lifeforms, where the law of the jungle reigns supreme. Yet with courage and ambition on their side, mankind boldy braves the new world, Tartarus. Half a millennia later, one young man prepares for his coming of age ceremony, ready to fight along his brethren against the harsh reality beyond the walls. For ten years he has prepared for that sole purpose, to willingly give his life for the protection his people. And yet... The paths of life are vast and unpredictable. Every choice made creates a new path to walk upon, towards endless possibilities, while those forgoed dismantle them. When the time comes, will his choices lead to prosperty, or dismay?
8 168 - In Serial10 Chapters
War Orphan
As the war ended between the Alexas and the Ylios empires, poverty reigned inside both their lands, and once prideful nobels now scrourge the street desperately killing for bread alongside the peasants they once ruled. Darkness fills the hearts of the worn out soldiers, as well as the dirt poor peasants, seeing no hope to their children's survival. Follow the most unfortunate of the lot. The war orphans. Those who have lost everything but still manage to, somehow, survive...I would really appreciate feedback as this is my first fiction, and thanks.(I do not own the picture)
8 170 - In Serial9 Chapters
Choices of the Magicless Son
I had an ability that allowed me to watch everyone. I narrated everything I witnessed. To who? To whichever being that's listening to my thoughts right now. I have a gut feeling you're there. Erik Spearhand was born from one of the many concubines of the current human emperor. The boy was insignificant. He was the only one in the whole world who couldn't use magic. And yet, his choices impacted everyone. I had seen every sort. Powerful mages who could kill with a thought. Monster people who had their own history among human and beastman civilization. And even what I presume are time travelers. Those mess with my head. And still, the magicless son was the most formidable of them all. Of all of us.
8 150 - In Serial17 Chapters
Cold as Snow
This place is a broken second chance, with the promise of eternity; a promise that is always out of reach. After his sister runs away from home, Aaron Mort tries to follow her and is killed by a truck at age 15. He wakes up in Purgatory, a soul-based society run by districts and generals. He thinks this is just another chance, but now his soul lives in poverty--until one day he chances upon a mysterious girl, and suddenly he's approached by a Tower Official spouting nonsense about prophecies and power beyond his reach. But how can he be the chosen one? He's just some kid who died too early. Or is he?
8 129 - In Serial24 Chapters
Inner Demons
Naruto x Gaara, what more can I say? This is probably VERY cliche and cringey (this is my first fanfic by the way). Soooo, yeah.I do not own Naruto.P.S, I drew the pictures myself... Plz don't judge.
8 127

