《LOVENEMIES [END]》68 - Sebuah Ancaman
Advertisement
Kim Myungsoo meminta informasi kontak Son Naeun dari Kim Jongin dan meminta untuk bertemu dengannya.
Untuk pertemuan ini, Naeun berpakaian khusus. Apa yang tidak dia ketahui adalah bahwa sebagai pria normal, Myungsoo biasanya tidak mampu membedakan saat gadis-gadis melakukan upaya yang luar biasa dalam berpakaian.
Saat mereka bertemu, Myungsoo memulai pembicaraan dengan maksud menakuti Naeun. "Ayah Sooji menerima fotoku dan dirinya di UNK. Apa kau yang mengirimnya? Apa kau tahu bahwa Sooji sangat marah setelah melihat foto-foto itu dan ingin memberimu pelajaran?"
Gambaran Sooji menggunakan botol bir pecah untuk mengancamnya beberapa hari yang lalu melintas di benak Naeun. Dia segera menunjukkan ekspresi ketakutan dan wajahnya memucat. "Bagaimana mungkin aku melakukannya?! Jangan berspekulasi tanpa ada bukti! Bukan aku yang melakukannya!"
"Hm, aku juga merasa bahwa itu bukan kau. Jangan khawatir, aku menghentikannya."
"Terima kasih, Dewa Es..." Mata Naeun memerah dan dia tampak sedih saat dia mengucapkan terima kasih.
Myungsoo melambaikan tangannya. "Intinya, berhenti menjelek-jelekkan Sooji di belakangnya di masa depan. Jika kau melakukannya lagi, aku mungkin tidak bisa menghentikannya. "
"Ya ya ya!" Naeun mengangguk cepat-cepat.
Myungsoo kemudian bertanya,"Selain hari itu selama pertemuan teman sekelas, apa kau menyebutkan insiden itu pada orang lain sebelumnya?"
"Aku hanya mengatakannya pada Choi Minho."
Saat Naeun mengirim foto dan tautan pada Minho, dia sebenarnya merasa sangat gembira. Dia dan Sooji sama-sama menyukai Minho pada saat yang sama tetapi Minho lebih baik pada Sooji. Tapi sekarang, lihat, lihat ini! Orang yang kau sukai menjalin asmara dengan orang lain. Apa itu tidak menyakitkan dan mengecewakan?
Saat Myungsoo mendengar kata-kata Naeun, dia semakin menegaskan kecurigaan di hatinya. Dia mengangguk dan berkata,"Terima kasih."
Naeun memperhatikan wajah Myungsoo yang tampan dan tiba-tiba menyadari bahwa dia terlalu banyak berpikir. Dari pada datang secara khusus untuk menemuinya, Myungsoo jelas ada di sini untuk Sooji.
Advertisement
Dia meremehkan kepahitan yang dia rasakan dan bertanya,"Ya Tuhan, bisakah aku bertanya padamu?"
"Hm?"
"Kenapa kalian semua menyukai Bae Sooji? Meskipun dia cantik, ada begitu banyak gadis cantik di luar sana."
"Aku tidak punya pilihan," kata Myungsoo. Baginya, menyukai orang seperti Sooji juga sangat melelahkan.
Untuk sekali ini, Naeun berdiri di depan Myungsoo. "Itu bukan jawaban."
Myungsoo memperhatikan ekspresi Naeun dan bertanya,"Sebenarnya, apa yang tidak kau mengerti adalah kenapa dia selalu menjadi pusat perhatian, kenapa selalu ada begitu banyak orang yang berputar di sekitarnya dan melakukan apa yang dia katakan, 'kan?"
Naeun mengangguk.
"Aku hanya bisa memberitahumu bahwa bagi sebagian orang, mereka secara alami lebih bersinar dari pada yang lain."
Naeun tenggelam dalam kecemburuannya.
Setelah mengucapkan selamat tinggal pada Naeun, Myungsoo pergi ke daerah perumahan Minho dan menemukan rumahnya. Dia lalu mengetuk pintu.
Minho terkejut saat dia membuka pintu dan melihat bahwa itu adalah Myungsoo.
"Bagaimana kau tahu alamatku?" Minho bingung.
"Kenapa aku tidak bisa mengetahui alamatmu saat kau tahu alamat Bae Sooji?" Wajah Myungsoo penuh teka-teki seolah-olah dia adalah seorang perwira intelijen dari Kementerian Keamanan Negara.
Pada kenyataannya, dia memperoleh informasi ini dari orang tuanya. Mereka semua tinggal di kota yang sama dan lingkaran mereka terikat. Dengan bantuan banyak kerabat dan teman dan juga fakta bahwa orang tua Minho adalah pegawai negeri, tidak terlalu sulit bagi orang tua Myungsoo untuk mencari tahu lebih banyak.
Melihat sikap sok Myungsoo, Minho mengundangnya keluar. Keduanya berdiri di bawah paviliun tak jauh dari sana untuk berbicara.
"Apa kau mencari sesuatu?" Minho bertanya.
Myungsoo menatap wajah Minho dan menegaskan,"Kaulah yang mengirim foto-foto itu."
Minho mendorong kacamata peraknya dan menatap Myungsoo tanpa ekspresi sebelum tiba-tiba tersenyum tipis. "Oh? Dimana buktinya?"
"Aku di sini bukan untuk berhadapan denganmu. Aku ingin tahu — saat kau bersusah payah menghancurkan kami, bukankah kau takut bahwa kau akan memberikan kesempatan bagi Oh Sehun?"
Advertisement
"Oh Sehun sudah memasuki tim nasional dan tidak akan bisa kembali dalam waktu dekat. Aku sudah menonton beritanya."
"Kau benar-benar memikirkan hal ini." Myungsoo hampir ingin bertepuk tangan untuk pria itu. Ternyata, Minho telah berencana untuk terlebih dahulu melenyapkannya, ancaman terbesar, sebelum memposisikan dirinya pada garis awal yang sama dengan Sehun. Keduanya berada di Daegu dan sama-sama jauh dari Sooji. Tidak mungkin salah satu dari mereka mendapatkan keuntungan di atas yang lain.
Minho menerima pujian itu. "Kau terlalu memujiku."
"Kau mungkin berpikir bahwa aku tidak akan melakukan apa pun padamu," ujar Myungsoo akhirnya.
Minho tidak mengatakan sepatah kata pun tapi jelas sekali dari ekspresinya bahwa itulah yang dia pikirkan.
Myungsoo punya alasan untuk percaya bahwa jika dia tidak berurusan dengannya sekarang, Minho akan terus menggunakan gosip ini untuk mendatangkan malapetaka.
"Apa Choi Ilwoo adalah ayahmu?" Myungsoo tiba-tiba bertanya.
Minho menatapnya dengan dingin dan menjawab dengan pertanyaannya sendiri. "Apa maksudmu dengan ini?"
"Nama ayahmu adalah Choi Ilwoo. Dia dulunya adalah wakil kepala Biro Urusan Air tapi karena beberapa masalah dalam proyek-proyek mereka, dia hampir dituntut karena korupsi dan kemudian diturunkan ke Biro Arsip. Tidak puas dengan departemen 'tidak menguntungkan' ini, dia sudah menemukan cara untuk menaikkan dirinya kembali. Katanya, ayahmu sudah menarik beberapa benang... hm, keluargamu pasti sudah mengirim banyak hadiah Tahun Baru tahun ini?"
Setelah Myungsoo mengoceh, Minho akhirnya tidak bisa mempertahankan sikap tenangnya. Dia memandang Myungsoo dengan waspada.
Myungsoo tersenyum tipis. "Meskipun kau mengawasi orang lain, orang lain juga mengawasimu."
"Apa rencanamu sebenarnya?"
"Aku tidak merencanakan apa pun," kata Myungsoo. Dia mengangkat tangannya dan menunjuk ke langit. Dengan nada yang lebih serius, dia berkata,"Langit akan mengurus orang-orang yang tercela."
Myungsoo cukup berpengalaman dalam berhadapan dengan pria seperti Minho. Seseorang akan selalu lebih takut pada apa yang tidak sepenuhnya dia ketahui. Oleh karena itu, beberapa kalimat sudah cukup untuk melakukan beberapa trik dan yang lainnya bisa diserahkan pada imajinasi orang lain. Apa yang bisa dibayangkan akan selalu lebih menarik dari pada kenyataan.
Akibatnya, dia tidak terus mengatakan hal lain dan lebih memilih untuk berbalik dan pergi.
Meninggalkan Minho berdiri di tempat aslinya, wajahnya tampak pucat dan luar biasa mengerikan.
Jung Soojung tinggal di Gwangju selama dua hari. Tuan dan Nyonya Bae sangat menyukai gadis muda ini. Mereka merasa bahwa dia lembut dan pendiam dan memiliki sikap bermartabat yang benar-benar tidak dimiliki oleh putri mereka.
Adapun putri mereka, meskipun terkadang dia memiliki sifat kewanitaan, Sooji kadang-kadang membuat mereka merasa ingin muntah darah.
Pada tanggal sepuluh, Soojung akan pulang dengan kereta berkecepatan tinggi. Di konter tiket, dengan enggan dia berpamitan dengan Sooji dan yang lainnya. Kemudian, dia memberi Sooji pelukan.
Saat Soojung melepaskan Sooji, Jongin membuka lengannya, ingin memeluknya juga. Namun, Soojung pura-pura tidak melihatnya dan mendorong barang bawaannya sambil berbalik untuk melambai kepada mereka. "Sampai jumpa! Sampai jumpa saat kampus dibuka kembali!"
Jongin merasa sedikit canggung. Dia melangkah maju dan berpura-pura ingin memeluk Myungsoo.
Myungsoo meletakkan telapak tangannya di wajah Kim Jongin dan dengan paksa mendorongnya menjauh.
Setelah diusir, Jongin hanya bisa berbalik dan mencoba memeluk bosnya.
Kemudian, Myungsoo tiba-tiba menariknya kembali dan memberi Jongin pelukan ala kadarnya.
Kim Jongin merasa bahwa Kim Myungsoo mungkin menjadi raja drama.
Sooji bertanya pada Myungsoo, "Kapan tim hoki es melakukan pertemuan?"
"Lusa."
"Oh."
Mereka bertiga pergi bersama. Melihat bagian belakang kepala Sooji, Myungsoo tiba-tiba berkata, "Aku berpikir untuk kembali ke sekolah dasar kita besok. Kau ingin ikut?"
"Tentu."
Advertisement
- In Serial36 Chapters
Hallowed
Avenel is a fabled assassin now retired to a life of solitude. Deena is a sheltered village girl unaware of her own heritage. When tragedy leaves Deena orphaned and homeless, the two embark on a journey across the continent, bound together by Avenel's promise to keep Deena safe. But when a prophesied sign of the end of the world appears, their journey becomes about more than just the fate of a single girl.
8 481 - In Serial6 Chapters
Evolution System+Customisation System=Stronger System? Maybe not though...
Synopsis- Dying due to what seemed to be an unavoidable drunken punch, Connor Connolly a 24-year-old man from England who is a little different when compared to the "normal public" keeps those differences along with a few additions when his soul transmigrates into a fantasy world of numerous opportunities compared to the mundane life of the earth where boredom was rife. His only asset? His mind and most importantly his imagination which he must maintain with practical knowledge from his previous life! Will his previous life's fascination with gathering what seemed to be random wildlife knowledge assist this hope for survival in the upcoming trials he faces that are beyond his imagination or make his situation worse because his past life knowledge is not always best in the world he has found himself a part of... All he has to go on are the words of the God who he heard from when he arrived in this crazy world and said "blessings" rewarded to him by this God. [Stupid human, I do not have time for your mortal questions, so I will give you the basic rules” of my planet. They are “evolve to improve oneself for yourself” and for you a unique ability that can be likened to your so-called concept of “customization” to further adapt oneself to the environment and for you to use your so-called “advantage of being reborn with your past life experience and knowledge”. Beware though, the strength you gain will balance itself out when compared to the aboriginals for the system I have created over my lifetime is perfection embodied] This is less brief in the actual prologue by the way as it also serves the purpose of giving you an idea of the world that Connor has been thrown into... :P Schedule: 2-3 Chapters a week, however, there could be more chapters released on some occasions.
8 142 - In Serial42 Chapters
Aas-e-Ishq (Hope Of Love)
Book 1 of Ishq Series.|| Highest ranking: #1 in Cousins on 30 Aug 2020|||| Highest ranking: #1 in spiritual on 23 March 2021||||Highest ranking: # 1 in happiness on 3 September 2021|||| 1st place winner in Indian Legion Awards Phase 3||His grief is long whose hope is short.Hooriya Rehman. A beautiful creation of Allah. She was happy go lucky girl. Great flexibility, willingness and a positive attitude with great communication skills was the key for her to become an event manager. Dig in to see how HOPE OF LOVE made her life upside down in just one night.Zaydan Jahangir. The handsome creation of Allah. He is the first child of Jahangir household. He has the powerfull aura around him which makes everyone intimated by him. All the girls are crazy for his looks but only one girl looked at his heart.Stay tuned to see how only one night took Zaydan Jahangir to break his own rule of never mingling with girls and having HOPE OF LOVE after crushing an innocent heart.They hope. Hope from Allah, to unite their love after series of hardship.Join me in hope that both HOPES colloid with each other and be a reality.Total no. Of chapters : 30Bonus Chapters : 3 (4th coming soon)First Chapter : 16 August 2020Epilogue : 13 November 2020Highest ranking:#1 in cousins from 2.29K stories#42 in sad from 306K stories#1 in happiness from 53.8 K storiesTHIS BOOK'S CHARACTERS BELONGS TO ISLAM. ISLAM IS A PERFECT RELIGION. ITS FOLLOWERS AREN'T.ALL RIGHTS RESERVED. THIS BOOK SHOULD NOT BE PUBLISHED NOR TRANSLATED IN ANY OTHER FORM. IF YOU SEE ANY OF MY WORK ANYWHERE ELSE BEING COPIED, PLEASE REPORT. THE BOOKS/CHARACTERS NAMES OR ANY SCENE IF FOUND SIMILAR SOMEWHERE ELSE IS TOTALLY A CO-INCIDENT. THIS IS MY ORIGINAL WORK.
8 65 - In Serial58 Chapters
Where Muses Go To Die
Crazy, messed-up, off-the-top-of-my-head writings, put here because submitting them one by one would take too long. So far there have been (7) fictions started, with no end in sight! If you like stories with a conclusion, you're going to hate this. However, if you like ongoing stories, you'll still hate it, because I'm an amateur writer with six months of experience of writing whenever I feel like it, and a habit of annoying the heck out of people. Because, when there's nothing left to say, there's always...TROLOLOLOLOLOLOLOLOLOLOLOLOLOLWARNING:Rating this mature for any/all future gore, violence, torture, that kinda stuff. Will update if I go beyond any of that. UPDATE: Starting cussing in #1, and probably others soon as well.:) UPDATE: #7 is all about suicide, so for all those who are offended by that stuff, you've been warned.
8 198 - In Serial33 Chapters
One piece My story
Dexter, a guy with no family decided to set sail to find the one piece. follow him through events you know, or my creations.+15 for minor gore(You can help me do this story by writing your ideas in the comments, don't hesitate JUST DO IT AND MAKE YOUR DREAMS COME TRUE ! )
8 110 - In Serial32 Chapters
STAND BY ME ⟦ BRIDGERTON ⟧
SO, DARLING, DARLING STAND MY MEOH, STAND BY ME"TAKE MY HAND" "WHY""BECAUSE I WANT TO ASK YOU TO MARRY ME"
8 193

