《LOVENEMIES [END]》59 - Bae Sooji yang Patuh
Advertisement
Saat Bae Sooji bangun keesokan paginya, ayahnya sudah di rumah. Dia sedang memasak mie di dapur. Mie gandum tipis direbus dengan kaldu tomat yang dihiasi dengan bawang cincang sementara dua telur mendesis di wajan. Aroma yang menggiurkan memenuhi udara, sangat membangkitkan selera siapa pun yang menciumnya di pagi hari.
Sooji bersandar di pintu dapur dan menelan air liurnya.
Kepala Sekolah Bae terkejut saat dia menoleh dengan santai dan melihat putrinya. "Kenapa kau memiliki kumis?"
Sooji menepuk kepalanya. "Aku lupa mencucinya."
Sooji lalu tertegun. Bagaimana dia tidur di kamarnya tadi malam? Sooji berusaha mengingat tapi satu-satunya kesan yang diingatnya adalah dirinya yang berbaring di sofa sambil menonton televisi. Dia juga ingat Myungsoo terlihat seperti orang gila karena menyukai hobi orang tua dan telah mencuri remote control-nya.
Kemudian, dia sepertinya tertidur setelah itu.
Adapun bagaimana cara dirinya pindah dari sofa ke tempat tidur...
Sooji segera merasakan pipinya menjadi sedikit hangat. Dia mengangkat tangan dan menggosok lehernya.
Sooji berbalik untuk mandi. Kepala Sekolah Bae mengisi panci dengan lebih banyak air panas dan mengambil mie tambahan untuk ditambahkan ke dalam panci. Dia bertanya,"Berapa banyak yang ingin kau makan?"
Sooji bahkan tidak menoleh saat dia menjawab dengan percaya diri,"Aku akan makan sebanyak yang ayah masak."
Saat dia keluar dari kamar mandi, mie yang sudah dimasak sudah disajikan di atas meja. Duo ayah-anak itu duduk untuk sarapan. Sooji bertanya pada ayahnya,"Dimana ibu?"
"Dia baru saja tertidur setelah sibuk sepanjang malam. Ayah akan memasak untuk ibumu lagi saat dia bangun."
Sooji sedikit kesal. "Selalu keluar merawat bunga ibu pertiwi dan mengabaikan bunga yang ada di rumah."
Kepala Sekolah Bae geli. "Kau memiliki pendapat yang cukup tinggi tentang dirimu sendiri." Dia tiba-tiba memikirkan sesuatu dan bertanya pada Sooji,"Ayah baru saja mengisi kulkas dan mendapati kulkas hampir kosong pagi ini. Katakan, apa kau menjual barang-barang di dalam kulkas karena kau kekurangan uang?"
Advertisement
Sooji hampir tersedak saat memakan mie nya. Setelah batuk selama beberapa waktu, dia menatap ayahnya dengan kesal. "Apa aku seseorang dengan karakter yang mengerikan? Aku hanya mengundang beberapa teman sekolah untuk memakan hot pot."
"Deskripsi yang sederhana. Apa kau yakin tidak mengundang gajah untuk makan hot pot?"
Alasan mengapa Kepala Sekolah Bae tidak percaya padanya adalah karena dapur dan ruang tamu terlalu bersih. Dia tidak mungkin tahu bahwa ini adalah karena upaya tekun dan teliti Kim Myungsoo dan Kim Jongin dalam membersihkan. Mereka bahkan membuang sampah sebelum pulang.
"Jadi, begitulah pendapat ayah tentangku." Sooji sangat terluka. "Baiklah, karena aku tahu ayah tidak menginginkanku lagi, aku akan pergi menemui kakek dan nenekku sebentar."
Kepala Sekolah Bae tahu bahwa putrinya akan menceritakan keburukannya pada kakek dan neneknya. Dia melambaikan sumpitnya. "Baiklah. Makan makananmu. Jangan berkeliaran dan menyebabkan masalah bagi ayah selama Tahun Baru."
"Tapi uang sakuku sedang menipis sekarang. Bagaimana kalau ayah meminjamkanku uang saku terlebih dahulu? Aku akan mengembalikannya pada ayah ketika aku mendapatkan uang paket merahku. Aku akan memberi ayah bunga."
"Kau pasti di sini untuk menagih hutang dari kehidupan ayah di masa lalu."
Setelah mengganggu ayahnya di pagi hari, dia berhasil mendapatkan uang saku.
Pada siang hari, dia melakukan beberapa latihan fisik di lingkungannya dan bermain sepatu roda sebentar. Meskipun sepatu roda adalah metode latihan pengganti, masih ada perbedaan antara tanah padat dan es. Penting baginya untuk mempertahankan keakrabannya dengan permukaan es.
Sooji menyentuh dua tagihan menyedihkan di sakunya, bingung dimana dia bisa pergi bermain sepatu es. Kemudian, Myungsoo mengirim pesan padanya secara tak terduga.
Dia mengiriminya tautan ke taman hiburan. Taman hiburan itu baru dibangun di kota mereka dan tempat itu memiliki kincir angin besar yang tampak memukau. Di dasar kincir raksasa ada gelanggang es terbuka.
Ini adalah tempat yang cukup bagus yang menarik dan ramai. Tergoda, Sooji menggulir ke bawah untuk harga tiket dan penglihatannya langsung menjadi gelap.
Taman hiburan? Ini lebih mirip sarang bandit! Ini adalah perampokan di siang hari!
Saat memesan makanan hari ini, aku beruntung dan berhasil memenangkan dua tiket masuk di malam hari.
Katakan, kau ingin aku melakukan apa sebelum kau membawaku bersenang-senang.
Panggil aku dengan sesuatu yang menyenangkan.
Ayah!
...
Advertisement
- In Serial8 Chapters
Rise of the Fallen
Once, they were at the top of the world strong enough to take the heaven. Then calamity struck and they fell, cursed by the heaven. Today they're unknown to the world, their grace forgotten by everyone but themselves, their clan n ruins. All they have now is hope, a hope that they can rise to greatness once again and regain their former glory.Thus, began the story of our hero Nik, a genius who was never meant to break through the shackles of the curse of the heaven. What happens when one cursed by the heaven finds the treasure bestowed by the heaven? Will he fall like his ancestors or will he rise to bring his clan to its former glory and create a new era?
8 196 - In Serial158 Chapters
Familiar: The Laen Chronicles
After a brutal accident that causes him to lose his memory, Ian's life takes a strange turn. He sees things that aren't there and keeps having these strange dreams of the days leading up to his accident. That is until everything he thinks he knows about the world is turned upside down. After all, magic is real and always has been. In a world where everything is unknown, follow Ian as he grows his strength and comes into contact with the various forces ruling this new world. The Laen, an organization that seems to want to rule everything magical, and the Fasurus, spirit-like creatures who have been suppressed far too long. Note: This is the first book I have written. I would love it if you could leave a review, no matter how horrible, that could help me do better in my writing. The beginning chapters are a bit slow, but if you can get past that, there is a chance you'll love it. Happy Reading.
8 433 - In Serial12 Chapters
The Montreal Exigency
In 1991, Montreal, Canada, an end approaches. Old rivalries clash with new necessities as the fabric of reality strains once more. ___________________________________________ This is my first shot at posting something I've written and a story set in a literary universe that I really want to take places, one of several that's been rattling around in my brain for a few years now. Constructive criticism always welcome, unconstructive criticism welcome with the caveat that I very well might ignore it. Written for Nanowrimo, because why not.
8 171 - In Serial62 Chapters
lord of pride
the sin of pride, the sin of self-confidence. it was something Aero possed for many years, many people said he should swallow it and he said no in a very rude way. now after having to swallow it for the first time in his life some weirdo had appeared.
8 383 - In Serial29 Chapters
Trick Or Treat || Michael Myers X Reader
Y/n has returned to Haddonfield after leaving the old Smiths Grove Sanitarium.Having recently introduced herself to Laurie Strode and her group of friends, Y/n has no idea how much of a gruesome twist this Halloween will take in addition to having no clue that the masked psychopath hunting the group was the same man who Y/n had managed to grow fond of while in captivity at the Sanitarium.
8 179 - In Serial28 Chapters
Unexpected ~Obito x Reader~
Y/n senju the granddaughter of Tobirama. But what happens when everyone she loves dies and joins the akatsuki and meet Obito. Will she find out who he really is or will she lose her everything again.❕I don't own naruto❕
8 70

