《Mujahadah》PROLOG
Advertisement
Troli begnya cepat-cepat ditarik.
Waktu yang ditunggu selama empat tahun berturut-turut oleh Inn akhirnya telah tiba. Manakan tidaknya,Lapangan Terbang Senai inilah yang menjadi saksi jatuhnya air mata perpisahan oleh ibu bapanya. Hatinya bertambah teruja seiring dengan detik jam berlalu kerana sudah lama tidak ketemuan sama ibu bapanya.
Namun, ada satu hal yang pasti akan ditinggalkan jauh di belakang seiring tapaknya ke melangkah ke hadapan. Matanya dialihkan ke kapal terbang yang sedang mendarat di luar.
Nafasnya dihela perlahan.
Kenangan dan memori indah yang perlu ditinggalkan di bumi Anbiya' itu cukup membuatkan langkah kakinya yang melangkah seakan tidak mahu lagi bertapak. Ilmu yang dikaut di sana moga kekal tersemat di dalam dada agar dapat dicurahkan pada sesiapapun sahaja yang dahagakan pengetahuan.
Kakinya perlahan-lahan melangkah sehinggalah otaknya difokuskan ke satu susuk tubuh yang disarungkan sweater yang mana dia pernah melihatnya 4 tahun yang lalu. Dalam fikirannya cuma memikirkan pelbagai cara untuk mengelak sebelum mata milik susuk tubuh itu mengecam diri Inn. Hatinyanya jangan dicerita. Telinganya seolah-olah tidak mendengar apa-apa bunyi kecuali degupan jangtungnya sendiri.
Botol airnya tiba-tiba jatuh berguling ke hadapan melanggar susuk tubuh laki-laki yang berjaya membuat diri Inn tidak tenteram walau dia tidak melakukan sebarang perbuatan. Mujur sahaja botol air itu tidak membuatkan lelaki itu tersandung. Botol tersebut dikutip oleh tangan yang berjari runcing milik lelaki tersebut. Sesiapa yang melihat tangan itu pasti akan mengatakan tangan perempuan tetapi yang versi besar.
Gulp. Air liurnya ditelan.
"Is this yours?" Tanya pemuda itu.
"Yes, thank you Sir." Jawab Inn dan mukanya hanya ditunduk ke bawah.Aksinya yang gopoh mahu larikan diri itu membuatkan begnya terjatuh dari atas troli ketika tangannya yang sepantas kilat menarik troli tersebut.
"Qurrotun Inn? Kau ke ni?"
"Tak. Bukan. Maaf salah orang."
Hal ini cukup membuatkan Inn tidak tentu arah sejak dari tadi. Tangan Inn terkocoh-coh meletakkan begnya yang dilantai itu kembali di atas troli semula.Mukanya tidak berani dinaikkan.
"Kau memang tak berubah dari dulu. Apa yang aku cakap semua kau nak deny."
Advertisement
- In Serial10 Chapters
Dominus Hunt
A group of mercenaries find themselves paired together, for the opportunity of a lifetime; hunting the very Gods themselves. Join a rag-tag group of warriors battling a variety of monstrous enemies as they begin to slowly understand more and more, the harsh truths of the world.
8 118 - In Serial11 Chapters
Indebted: A Human/Robot Romance
If I could give you one piece of advice, it would be this: never become indebted to a mortal.
8 227 - In Serial68 Chapters
Reborn: Last Chance to Ascend
Tiariel was born on earth, but not as a human. She had power and potential. However, no glory and adventure were waiting for her, only experiments and pain. When she finally escapes, she was being hunted down and eventually killed. There was no afterlife as she was instead sent to a different fantasy world by a mysterious being calling her his daughter. She got her second and last chance to use her potential to ascend and become something more.
8 126 - In Serial7 Chapters
I Dream of a World
[participant in the Royal Road Writathon challenge] A universe is disolved and a grieving father is transported to a new realm of magic and adventure to be a pawn in the games of greater powers. A slow growth slice of life story with enough action to hopefuly keep you entertained. This is my first story i have published so please be kind. The tramatising content is brief and the profanity will be used judiciously.
8 106 - In Serial35 Chapters
havoc | bellamy blake (book two)
The delinquents thought their fight was over, but it had only just begun.Jovie realizes in order to save her friends she will have to do things that will push her to her max. But if there's one thing about Jovie, it's that she knows how to wreak havoc.
8 187 - In Serial25 Chapters
Tangled Hearts| Shu x Valt yaoi fanfic|
[#1 in #shuxvalt (2.8.2018)]Sooner or later, shu and valt both know that they need to show their feelings to each other, will they suceed, or will the plan fall apart? But what they didn't know was that there was something hidden beneath Shu after this...Continue reading....
8 128

