《mine and my destiny (minyoon)》Pertemuan yang tak terduga
Advertisement
TAP... TAP...TAP...
Suara langkah kaki yang begitu jelas terdengar di sekitar perumahan kumuh di daerah Busan.
Seorang anak kecil berumur 15 tahun itu berlari tergesa-gesa menghindari kejaran orang-orang berbaju hitam di belakang nya.
"Kejar dia, jangan sampai kita kehilangan jejaknya"Kata salah seorang pria berbaju hitam tersebut.
Mereka mencari di setiap sudut perumahan kumuh tersebut sambil membawa senjatanya masing-masing. Tidak ada rasa kasihan sekalian target mereka seorang anak-anak.
Park jimin, anak tunggal dari pasangan Mafia park Chanyeol dan Byun Baekhyun pemilik perusahaan No 1 di Busan berusaha mencari pertolongan di sekitar perumahan kumuh itu namun tak ada satu pun orang yang bisa di temuinya disana.
Menjadi anak dari orang yang paling di segani di Busan membuat dia sering dikejar
orang-orang yang merupakan musuh dari orang tuanya. Tak hanya sekali mengalami hal ini membuat dia terbiasa. Tapi kali ini
orang-orang itu terlalu banyak ditambah tempat yang sangat mendukung membuat dia kelelahan berlari hingga hampir menyerah, sampai tiba-tiba....
SREET......!!!!
Tangan nya ditarik oleh seseorang menuju suatu tempat. Seorang bocah kira kira umur 10 tahun tersebut menarik tangan nya kemudian mereka memasuki ruangan kecil dan kotor.
Bocah tersebut menuntun jimin agar bersembunyi di balik pintu. Suara nafas
ngos-ngosan memenuhi tempat mereka bersembunyi.
Park jimin hanya memandangi anak kecil itu tanpa mengeluarkan suara sedikitpun.
Suara orang berlarian terdengar di sekitar tempat mereka sembunyi. Jimin tiba-tiba menarik anak kecil itu kedalam pelukannya. Menutup mata dan berdoa dalam hati semoga ada yang menolong mereka.
"SIAL, dimana dia bersembunyi??
Jangan sampai kita kehilangan dia lagi, atau bos akan menembak kepala kita" kata pimpinan kelompok itu.
"Mungkin dia sudah keluar dari tempat ini. Ayo kita periksa daerah hutan sana" jawab salah seseorang.
Kemudian mereka meninggalkan daerah kumuh tersebut menuju hutan disekitar tempat itu.
Jimin membuka matanya, tatapan nya langsung berhadapan dengan anak kecil yang menyelamatkannya.
"Hyung baik-baik saja?" Tanya anak kecil tersebut.
Advertisement
Jimin tidak menjawab dia hanya menatap anak itu, perlahan membawa kepala anak itu mendekat memberi kecupan di dahinya.
Anak kecil itu mari kita sebut Min Yoongi tersenyum malu menghasilkan rona merah di kedua pipi tembemnya.
"Tuan muda anda disana?" Seorang supir pribadi memanggil namanya. Min Yoongi langsung berdiri salah tingkah dihadapan Park Jimin. "A-aku harus pergi" kata Yoongi gugup.
Jimin melepaskan kalung di lehernya kemudian memakaikannya pada Yoongi.
"Aku akan menemukan mu" adalah kata pertama yang dikeluarkan jimin setelah lama bungkam.
Yoongi kemudian melepaskan mainan di tas ransel miliknya sebuah boneka beruang hitam bodoh yang kecil kemudian memberikannya pada jimin. "Hanya ini yang ku punya, maaf hyung".
Jimin menerimanya dan membiarkan Yoongi pergi memasuki mobil mewah dan melaju perlahan meninggalkannya.
"Tuan muda anda baik-baik saja?" Seorang pria berjas berumur sekitar 20-an beserta beberapa orang berjas lainnya menghampiri jimin dan memakaikannya sebuah mantel mahal dengan guratan khawatir diwajahnya.
Jimin hanya mengangguk tak mengeluarkan kata apapun sambil berjalan memasuki mobil mewah yang sudah dibukakan oleh salah seorang pria berjas itu.
Next!!!
Advertisement
- In Serial658 Chapters
Monarch Of Time
The power of absolute control… Time.
8 145 - In Serial12 Chapters
Book of Sand
Aumee is known as 'wannfota' by many in the Waystland: the bird with black feet. She is owned by Daya, a renowned witch who trains young women as her spies before selling them off as wives. In order to maintain what little freedom she has as Daya's assassin, she obeys any and all commands with no questions asked. That changes when Aumee senses that Daya is after something important. After bargaining her freedom for the spellbook that Daya is after, Aumee is determined to find the book no matter the costs. All she has to do is track down a spellbook, but she soon finds that her desire for freedom is further from her reach than she had ever thought. Forced to work with Daya's cursed informant, Fal, Aumee must bargain with a set of twins who own the book in order to fulfill her end of the deal.
8 226 - In Serial35 Chapters
Jormungandr's calamity
English is not my first Language. Bagir is a normal snake who reincarnates with the Bloodline of Jormungandr we will follow his story in Urdu and see what he will become.Will he be the savior or the destructor of everything.Follow the story and we will see. Not my own cover.
8 185 - In Serial8 Chapters
LESS 9999K HEALTH POINTS
Something impossible happened, a second bug of the millennium and this would not be a problem if a while later the world had not started to have aspects of games. First items started to appear, then people started to gain strange abilities and finally the places changed, where there had been huge buildings and towers, forests appeared with trees and fruits impossible to grow. The world kept changing and then the Mobs emerged, they would create an era of destruction if it weren't for the players. The story tells how Jun Saie, one of the strongest players, lost everything he had and now needs to get everything back.
8 205 - In Serial77 Chapters
Drake
Lyn's a beautiful ballerina with one fatal weakness: her love for Drake. With his striking blue eyes, and olive-colored skin; Drake's as baffling as the moon. Up until now, he's managed to keep a millennial old feud secret, but Lyn is determined to find answers. Boundaries have shifted, and new players step in, but power always finds a place to rest its ugly head. Yesterday, she was just a ballerina. Today, she's by Drake's side, fighting a hidden war she never wanted part of. And there will be blood... WARNINGThis is an adult book with graphic scenes and language.
8 230 - In Serial22 Chapters
The Sleeper's Serenade
An age ago, the last of the gods ascended. Centuries have come and gone without them hearing their true names. A poor fisherman and a worse drunk, Harpis Akkeri, is stumbling and struggling to find his place amidst the bitterly divided city-states of his home. Unknown to most, there is a secretive organization keeping order through manipulation and murder, but are they the puppet or the puppet master? Not all who work in the shadows are willing to suffer them, and the greater good for all does not always suit those who execute it. Facing death, in a moment with nothing to live for, Harpis finally begins to fight. If he can find his voice, the gods may yet have ears that listen.
8 102

