《Perempuan Pelupa》Bagian 57: Ujian Akan Tiba
Advertisement
Tak terasa, hampir 3 tahun sudah kulalui disekolah ini. Ujian akhir sekolah akan diadakan sebentar lagi. Kami semua mempersiapkan diri untuk hal itu. Terdapat beberapa metode dalam menghadapi ujian yang akan tiba. Ada yang dari awal sudah mengikuti les, ada juga yang memang selalu belajar setiap harinya, adapula yang tidak belajar sama sekali dan mengandalkan temannya atau membuat contekkan ketika ujian tiba, dan yang terakhir sistem belajar sks.
Dari sekian banyaknya metode yang kujelaskan tersebut, metode terakhirlah yang sering kugunakan dalam menghadapi setiap ulangan ataupun ujian yang ada. Menurutku itu lebih efektif ketimbang belajar setiap hari. Selain sifatku yang pemalas dan tidak suka belajar, dengan metode ini bisa memaksaku untuk belajar secara total sebelum ulangan atau ujian diadakan. Dan juga, materi yang kupelajari masih dapat kuingat karena baru saja kupelajari ulang.
Akan tetapi, kali ini berbeda dari sebelumnya. Aku, Nia, Hendra, Ian, Andre, Hani dan Lisa sepakat untuk belajar bareng dirumah Nia. Seminggu sebelum ujian diadakan, kami selalu belajar bareng setiap pulang sekolah hingga malam tiba. Sehingga aku pulang bersama pamanku sambil menunggunya pulang dari pekerjaannya.
Hari ini, kami belajar bareng tentang Bahasa Inggris. Disinilah aku mulai tidak semangat untuk belajar. Nia yang melihatku seperti itu mencoba untuk memberiku semangat dengan nadanya yang tinggi.
"Jangan lemas begitu. Semangat!"
Aku hanya menjawabnya dengan nadaku yang datar sambil mengangkat tangan kananku.
"Iya."
Dia yang melihatku masih tidak bersemangat mencoba untuk mengingatkanku akan janjiku.
"Kamu ingat akan janjimu kan?"
Aku teringat akan janjiku padanya ketika lulus sekolah nanti. Seketika itu, aku kembali bersemangat dan mengatakan sesuatu padanya.
"Terima kasih Nia. Ngomong-ngomong, kamu kok tidak lupa tentang itu ya?"
Dia berpikir sejenak, dan mengatakannya dengan santainya.
"Tentu saja. Aku akan selalu berusaha untuk mengingat janjimu itu."
Kami melanjutkan belajar kami yang sempat tertunda. Aku bertanya pada mereka mengenai arti kata ini dan itu, serta menanyakan cara menyelesaikan soal yang seperti ini dan itu. Mereka seperti sangat kewalahan memberitahuku akan semuanya. Karena aku memang tak tahu apa-apa tentang pelajaran ini. Tetapi, mereka terus saja dan berusaha membantuku.
Advertisement
Hingga akhirnya kami menyudahinya karena waktu telah menunjukkan pukul 6 sore. Aku mengajak mereka semua untuk melaksanakan sholat berjamaah di masjid. Mereka menyetujuinya dan kami berangkat bersama-sama kesana. Di dalam doa sang Imam, aku selipkan beberapa doa untukku dan mereka semua.
"Ya Allah, jadikanlah usaha kami ini tidak sia-sia dan berakhir dengan hasil yang baik pula. Berikan kami kemudahan ketika akan melaksanakan ujian nanti. Dan jadikanlah hasil dari semua ini dapat memberikan kami yang terbaik untuk kedepannya dalam menjalani hidup kami."
Kemudian, aku kembali berdoa tentang aku dan Nia.
"Dan Ya Allah. Jadikanlah hidupku dan Nia merupakan suatu hal yang baik bagi kami dan semunya. Dan jadikanlah janjiku padanya dapat kujalankan, dan kami dapat hidup dalam menjalani rumah tangga nanti dengan Sakinah, Mawadah, dan Warahmah dunia akhirat. Aamiin."
Setelah aku selesai berdoa. Aku keluar masjiddan melihat mereka menungguku sambil melambaikan tangan kepadaku. Aku hanyatersenyum dan menghampiri mereka. Setelah itu, kami kembali kerumah Nia danmelanjutkan belajar kami. Waktu telah menunjukkan jam 9 malam. Waktunya kami untuk pamitpulang.
Advertisement
- In Serial44 Chapters
Building Home
Danni Jax is on her way to help build the first extra Sol colony over 10,000 light years away. She will be forced to split her time between her fire team, engineering, and the the game while learning new technologies she is unfamiliar with and, heaven forbid, attempting to navigate a first contact scenario. The second part of this story has started and can be found at https://www.royalroad.com/fiction/21547/building-home-book-2-rescue
8 99 - In Serial9 Chapters
What A Dream Wants
Crepitating lines of code fill the room, corrugating the world around him, and only he bends them. Seventeen muscles to smile and to pretend everything is okay, but the pertinacious wait will make every return more gratifying. Forgotten by everyone, was the price she had to pay. Died too many times trying to save one person. Still, she can't help but remember and do it again. He woke up too late. If he hadn't slept till now, then maybe everything wouldn't have been a mess. How could he be so stupid? Yet, out of them all, this is the one itinerary he chooses not to change. What a dream wants isn't what a sin desires. What i long for, will never come back to me. Characters come and go, but sometimes, words die out forever. I am a pretentious writer.
8 168 - In Serial8 Chapters
The Junkyard and Other Short Stories
Three people from the worlds most boring town witnes the end of the world. Updates with occasional other short stories and flash fiction. Flash fiction
8 105 - In Serial21 Chapters
O... Riddhu..!! Listen to Me "I L❤️ve You"
Teenager Fun love ❤️story based on famous telly couple VANSH & RIDDHIMA (#riansh) and the other character of the serial-- " Ishq Mei marjaawan season 2 "
8 246 - In Serial24 Chapters
How Did You? (Naru X Reader)
(This story happens after Naru and Lin had left, they had been gone for one year.)You are just a normal girl, living a normal life. Or so you thought.Throughout your last year of high school strange things have been going on. Kids and teachers kept getting hurt, and a few even died. The principle of the school is worried and calls in some ghost hunters. What will happen while they are investigating? Will the narcissistic boss fall in love? Will the gang gain a new friend? What will happen at the end of the case?(Disclaimer: I do not own Ghost Hunt, you own you. I only own the characters I add to the story.)
8 164 - In Serial8 Chapters
saiki k chatfic but it's canon and gay | published january 3rd, ENJOY !!
EVERYTHING IS SATIRE. I PROMISE.
8 111

