《Perempuan Pelupa》Bagian 35: Jam Pelajaran Olahraga
Advertisement
Jam pelajaran olahraga dimulai. Dimana jam pelajaran ini merupakan jam yang paling dinanti-nanti oleh mereka kaum pria. Kalian tahulah apa yang membuat mereka sampai seantusias itu. Setelah pemanasan selesai, kamipun akan melakukan olahraga sepak bola dilapangan.
Setelah para siswa selesai melakukannya, sekarang tinggal para siswi perempuan yang akan melakukannya. Disinilah hal yang ditunggu-tunggu bagi mereka para siswa laki-laki. Mereka sangat mengamati permainan para siswi bermain bola dengan suara mereka yang heboh dalam memainkannya.
Aku tak memperdulikan akan tingkah mereka tersebut. Kupun meninggalkan perkumpulan tersebut dan menuju ketempat yang lebih tenang. Sebelum itu, aku sudah meminta izin pada guruku tentunya karena memang kami diperbolehkan istirahat bagi yang sudah gilirannya. Kutidur di rumput dekat lapangan futsal sambil memandangi langit biru. Aku melihat pola-pola unik pada awan yang kulihat. Sambil membayangkannya. Lalu aku dikagetkan oleh kedatangan Hendra dan Ian. Lalu mereka bertiga ikut tiduran disampingku. Dan melihat kerarah langit bersama. Hendra bertanya padaku tentang alasanku kesini.
"Di, kenapa kamu kesini. Bukannya disana lebih seru buat dilihat."
Aku hanya menjawabnya dengan nadaku yang datar.
"Apanya yang seru dilihat. Hanya mereka saja yang berpikiran seperti itu yang merasa tontonan tersebut terlihat seru."
Aku bertanya kembali pada Hendra.
"Kenapa kamu disini?"
Dia menjawabnya dengan nadanya yang sedikit sedih.
"Hari ini, Nia gak ikut jam pelajaran olahraga. Dia bilang gak enak badan. Makanya itu dia beristirahat diruang uks."
Lalu aku bertanya juga pada ian.
"Ini anak ngapain juga ada disini?"
Ian menjawabnya dengan nadanya yang santai.
"Habisnya hari ini Hani gak masuk. Jadi aku gak begitu semangat melihat para siswi bermain."
Hendra lalu bertanya kepada Ian mengenai perkataanya tersebut.
"Kamu suka sama Hani?"
Ian dengan santainya menjawab.
"Iya Ndra, tapi keknya dia lebih menyukai anak ini."
Sambil mengarahkan jari telunjuknya kearahku. Aku hanya diam tak mengatakan apapun. Ian menanyakan tentang kedekatanku dengan Hani dengan nadanya yang sedikit bingung sambil matanya terus menatap kearah langit.
Advertisement
"Memangnya kalian ada kejadian apa? Sampai kalian sebegitu dekatnya."
Aku hanya menjawabnya dengan nadaku yang datar.
"Itu bukan urusanmu. lagian, aku tidak ada perasaan apapun padanya."
Dia menjawab perkataanku tersebut dengan nadanya yang santai itu.
"Ya, maaf. Dan aku juga yakin akan hal itu. Tapi..."
Lalu Ian menatap kearah Hendra. Mereka berdua mengangguk setuju akan sesuatu. Aku bingung dan bertanya pada Ian.
"Memangnya apa yang kamu maksud?"
Tiba-tiba Andre datang begitu saja dan ikut tiduran juga. Lalu Hendra berkata pada kami semua.
"Bubar-bubar."
Andre yang baru tiduran tersebut berdiri seketika ketika kami semua berdiri. Lalu dia mengatakan pada kami suatu hal.
"Ya, baru juga datang sudah maen asal bubar aja."
Lalu dia melanjutkan perkataannya dengan nadanya yang sedikit usil.
"Ehhh tadi aku habis ngelihat Hani sama Nia loh."
Ian dan Hendra kaget, dan mereka bertanya kepada Andre secara serentak. Sambil melihat disekeliling area. Aku tak memberikan tanggapan apapun pada perkataan Andre tersebut.
"Dimana?"
Andre hanya tertawa akan reaksi mereka berdua itu.
"Hahaha, aku hanya bercanda. Sampe segitunya ya kalian berdua, dasar bucin."
Aku sudah menduga kalau Andre hanya berpura-pura. Mereka berdua yang merasa kesal kembali mengatakannya secara serentak.
"Ahhhh bubar-bubar,"
Lalu mereka bedua meninggalkan Andre.
"Lha kok aku ditinggal. Tunggu oiiiii."
Andrepun mengikuti mereka. Aku hanya melihattingkah mereka dari belakang tanpa mengikutinya.
Advertisement
- In Serial11 Chapters
Reinventing the Struggle
The (sort of) original working title for this was "Reincarnated into a neo-feudal world of mecha knights, I will reinvent the panzerkampfwagen and mess up the social political order!" or something along those lines. And honestly that's a good enough synopsis given the nature of isekai titles. This story is unapologetic trash but at least it's the least cringe stuff I have written so far, so here it goes.
8 187 - In Serial13 Chapters
The Devil in Me
In a world where every human is blessed with an ability bestowed to them by God once they are 8-years old through a ceremony called 'The Blessing', Humans have been able to achieve feats that were never before thought to be possible. Leon is a boy who grew up his whole life in an orphanage, dreaming of one day leaving the backwater town he has been confined to his whole life and explore the wonders of the world, and he believed the abilities would grant him the freedom he needs to achieve his dream. However, on the day of his blessing, not everything goes to plan. --- CONTENT WARNING - This story explores some dark themes in a bit more depth than may be comfortable for some, so consider yourself warned reader. This is my first story here on royal-road so any and all feedback is very much appreciated! I hope you enjoy reading TDIM and I look forward to seeing your comments and feedback in the future! Disclaimer - Credit for cover art goes to KalmaJH.
8 213 - In Serial9 Chapters
Gravity
Emery was once at the very top, looking down on all others. Her ?power? was incomparable. Those weaker than her could only kneel before her. But three years ago, a certain incident pushed her from the peak, leaving her abandoned and forgotten. Now a chance presents itself for Emery to rise to the top once again. Will she seize this chance, or will she remain at the bottom?
8 73 - In Serial6 Chapters
THE CONJURING ━ ARNE JOHNSON
❝ WHY NOT ME? WHY NOT ME? ❞( © magaesthetic ) 2021cover by ( @sixty6ix )
8 94 - In Serial52 Chapters
Dsmp x reader ig
❤️Cover Art not mine❤️I will be writing forDreamGeorgenotfound SapnapBadboyhaloWilbur sootNiki nihachuKarl jacobsTommyinnitAwsamdudeQuackitity Jack manifoldFundy-No smutsNothing sexual of any kind actually Also I will not be writing for people in an actual relationship (I.e Philza,Charlie slimecicle) unless it's platonic
8 170 - In Serial17 Chapters
Cypress
Let's do it for the love that used to be here.It is reason enough. miscellaneous 2022 © crierayla
8 109

