《Sharing Materi with IWF》Diksi
Advertisement
Hari, Tanggal: Selasa, 05 September 2017.
Materi: Diksi
Pemateri: Sherlen
Notulen: Anaya
º•○•º○•º
Apa yang langsung ada dalam pikiran kalian kalau mendengar kata
-pemilihan kata, aku belajarnya itu pas masih sekula.
-diksi = pemilihan kata yg tepat dan selaras.
Okee, jadi saya akan memaparkan dulu pada kalian apa itu diksi. Menurut KBBI, adalah yang dan dalam sehingga dapat memberikan kesan/ makna/ efek sesuai dengan harapan.
Diksi juga tentu saja ada fungsinya. Apa saja itu?
yang digunakan menunjukkan makna yang ingin diutarakan. Namun demikian, seringkali kata yang digunakan memiliki arti yang berbeda dengan makna itu sendiri.
Oleh karena itu, sebelum memutuskan untuk menggunakan diksi yang akan digunakan, maka harus pembicara atau penulis harus memahami makna dan relasi kata.
Contoh:
Pasti akan berbeda cara menulis cerita teen fiction dengan cerita fantasy.
Teen fiction biasanya akan lebih sering menggunakan kata tidak baku, seperti "Lo, gue."
Tetapi untuk genre fantasy pasti akan lebih sering memanggil dengan nama atau panggilan tertentu, seperti Robert atau Tuan.
Menurut Chaer, makna kata dapat dibedakan menjadi:
Makna dan Makna
-> makna yang sesungguhnya.
Contoh: kata “pengecut”, dalam pengertian denotasi artinya adalah kondisi psikologis dimana seseorang merasa takut untuk menghadapi masalah yang menimpanya.
-> makna lain atau makna yang bukan sesungguhnya, dan mungkin saja hanya dapat dimengerti oleh sebagian orang.
Contoh: kata “alarm” dalam kalimat, “Kamu selalu datang tepat waktu, alarm jam kamu bagus”. Kata alarm dalam kalimat tersebut merupakan kata konotasi untuk menunjukkan makna kalau orang itu “disiplin”.
Makna dan Makna
-> sesuai dengan hasil observasi atau yang memang terjadi dalam kehidupan.
Contoh: Musim hujan di Indonesia terjadi pada bulan Oktober sampai April.
-> makna kata yang menyatakan makna jamak, menunjukkan suatu jumlah.
Contoh: para murid sedang mengerjakan soal try out Matematika, artinya banyak murid yang sedang mengerjakan soal try out Matematika.
Makna dan
-> kata yang mengacu atau menunjuk kepada sesuatu.
Advertisement
Contoh: buku Biologi ada di rak no. 7. Kata “rak no.7” merupakan frase yang menunjukkan makna referensial.
-> kebalikan dari makna referensial.
Contoh: baru saja aku membaca buku itu, tetapi aku lupa meletakkannya. Kata “tetapi” merupakan kata yang menunjukkan makna nonreferensial.
Makna dan Makna
-> menunjukkan deskripsi.
Contoh: pangeran pergi menunggang singa. Kata “singa” memilki makna konseptual yaitu binatang hutan berkaki empat yang dapat dijadikan sebagai alat transportasi.
-> menunjukkan hubungan yang terkait dengan kata tersebut.
Contoh: kata merah memiliki hubungan berani sedangkan kata merpati dihubungkan (asosiasi) dengan kesetiaan.
Makna dan Makna
akan terlihat jelas ketika kata tersebut digunakan dalam sebuah kalimat.
Contoh: kata “dingin” dapat berarti mengenai suhu atau cuaca, atau menunjukkan sikap seseorang.
-> bersifat pasti atau mutlak karena makna istilah hanya digunakan dalam bidang-bidang tertentu.
Contoh: kata dingin di atas jika digunakan dalam bidang ilmu pengetahan alam maka memiiki makna pasti menunjukkan suatu suhu.
Makna dan Makna
-> makna secara tidak langsung, biasa digunakan dalam majas atau peribahasa.
Contoh: jangan sampai terjebak oleh adu dombanya. Frase adu domba menunjukkan makna kias yang berarti adalah menghasut sehingga terjadi perselisihan diantara pihak yang terlibat.
-> kebalikan dari makna kias, makna sesungguhnya.
Contoh: sepertinya hampir semua pejabat negara adalah koruptor.
syarat-syarat berikut untuk menentukan kesesuaian diksi:
1. pengggunaan bahasa dalam situasi formal.
2. kata ilmiah dalam kondisi tertentu saja, selebihnya gunakan kata popular.
Contoh: dalam jurnal ilmiah menggunakan kata ilmiah. Sedangkan ketika berbca maka gunakanlah kata popular, hal ini karena agar makna yang disampaikan dalam jurnal dapat dimengerti oleh semua pendengar.
3. jargon yang hanya dimengerti oleh sebagian orang di hadapan publik.
4. pemakaian kata – kata slang.
5. bahasa atau kata artifisial yaitu rangkaian kata yang disusun secara kreatif untuk menimbulkan rasa seni.
Contoh: harum bunga mawar terberai terbawa angin sampai ke penciumanku.
Berikut merupakan macam hubungan makna yang terbentuk antar kata:
Advertisement
1. -> kata-kata yang memiliki kesamaan makna.
Contoh: Pintar dengan pandai, kurus dengan langsing.
2. -> kata-kata yang saling berlawanan makna.
Contoh: tinggi dengan pendek, pesek dengan mancung.
3. -> kata-kata yang memiliki banyak makna.
Contoh: anak asuh, anak tangga, anak durhaka, anak sholeh.
4. -> makna kata yang tercakup dalam kata lain.
Contoh: melati merupakan hiponim dari bunga.
5. -> kata yang mencakup kata lain.
Contoh: bunga merupakan hipernim dari melati, mawar, kenanga dan lain-lain.
6. -> sekelompok kata yang memiliki kesamaan ejaan dan bunyi tapi memiliki arti yang berbeda.
Contoh:
(1) Hak asuh anak jatuh kepada ibunya;
(2) Wanita itu memakai sepatu berhak tinggi.
7. -> kata yang memiliki kesamaan bunyi namun ejaan dan artinya berbeda. Contoh:
(1) Bulan ini saya mendapat bunga bank sebesar 3%;
(2) Bang, pesen somay satu piring.
8. -> kata yang memiliki tulisan sama namun bunyi dan arti berbeda.
Contoh:
(1) Aku sudah sampai di Serang, bu;
(2) Alit diserang kawanan banci di Taman Lawang.
Oke sampai di sini dulu materinya.
•º○•º○•º
Q1: Tapi narasi di teenfict kalo pake pov author kan diksi nya baku. Gmn tuh?
A1: Untuk pov author memang dianjurkan untuk menggunakan bahasa baku. Yang dimaksud di sini, kebanyakan cerita teen fiction menggunakan sapaan lo gue hanya ketika dialog saja.
Tapi tidak menutup kemungkinan ada beberapa author yang tetap menggunakan lo gue dalam narasinya sekali pun, misalkan saja Raditya Dika.
Q1a: Kata temenku kalo di narasi harus baku kata2nya? Biar apa ka?
Kalo kita lawan gmna?
Maaf mungkin nanyanya oot
A1a: Memang dianjurkan baku untuk mengikuti aturan kepenulisan yang sudah ada.
Soalnya ada beberapa orang juga yang justru kurang nyaman jika tidak pakai bahasa baku.
Agar bisa mencakup semua kalangan tujuan sebenarnya.
Tidak masalah, disesuaikan dengan genre ceritanya bagaimana.
Kalau genre humor tapi bahasanya terlalu baku kadang malah tidak sampai kan humornya?
Q2: Kalo diksi harmoni diksi yang seperti apa kak?
A2: Diksi yang harmoni itu jika penggunaan katanya selaras dengan maksud dan tujuan dari setiap kalimatnya.
Kata-katanya tepat sasaran dan makna ceritanya juga sampai ke pembaca.
Q3: Jadi gini, problem aku tu masi bingung soal pemilihan kata. jd gambaran cerita udh ada, nah nati penyampaian melalui kata2nya itu bingung. dan akhirnya jd mles lanjutin lgi, itu solusinya gmn ya kak?
A3: Kamu coba dulu deh pikir satu kata yang langsung terlintas dalam pikiran kamu. Satu kata aja.
Yang sekarang atau waktu itu lagi kamu pikirin.
Kalau bingung coba tulis daftar hal-hal yang kamu suka
Misal kamu suka dengerin musik nih. Kamu gabungin dengan ide dasar ceritamu. Itu secara ga langsung latihan juga untuk meminimalisir writer's block
Q4: Bahasa substandart tuh apaan?
A4: Bahasa yang tidak memenuhi syarat, bahasa tidak baku.
Q5: Dri materi syarat² diksi yg no.5, berdasarkan contohnya, kalimat kyk gtu biasa w temuin dibeberapa works. Berarti mereka ga memenuhi syarat diksi?
A5: Tidak memenuhi jika penggunaannya berlebihan. Seperti contoh itu harum bunga mawar terberai terbawa angin sampai ke penciumanku.
Itu pemborosan kata soalnya sudah ada kata terberai tapi ditambah lagi dengan kata terbawa.
○•º○•º○
Aplikasi untuk penggunaan diksi:
Coba pakai untuk mencari sinonim kata.
Semoga materi yang dishare bermanfaat untuk Fams semuanya.
sekian dan terima kasih.
Bandung, 12 Sepetember 2017.
Salam,
Anaya.
Advertisement
- In Serial28 Chapters
Colonize
It was a normal day, until Morgan and every other kid in her high school were sucked aboard an alien spaceship and dumped on an entirely new planet. And human beings aren’t the only new arrivals. Morgan’s never been a team player, and she never imagined facing disaster with a bunch of confused, terrified teenagers. To live she’ll have to make allies—human and otherwise. Because Morgan has no intention of settling down and starting anew somewhere else. Whoever brought her here can bring her back. First, she must survive.
8 151 - In Serial116 Chapters
Divine Celebrity
Terry was just another student, down on his luck, more interested in handling his student loans and part time jobs than anything else. It was difficult enough to survive as an orphan in America without going out to look for trouble.At least, he was so before an accidental contact with the relic, and a mysterious guide, injected some chaos into his life, maybe toward a secret that was best left buried...
8 219 - In Serial52 Chapters
A Superior Being Will Always Rise ... Even If They're A Goblin
Jellal is a man who's been reincarnated as lowly goblin. While an average person may fall into despair upon being reborn as a goblin, a superior being (self titled) like Jellal's rise to greatness could never be stopped by something so trivial.
8 274 - In Serial7 Chapters
Pathogen: Chrysalis of Monsters
An unknown pathogen has spread and everyone is currently infected by the inactive form of the pathogen.Activated pathogens are prone to various mutations, creating zombies and even monsters that are not supposed to exist in this world.
8 151 - In Serial12 Chapters
Underground Laboratory: Secrets
Hyle Labs was a government-funded project. Camellia's father was hired to create human weapons of war and armor. Anything that would help Valier win his war. Raven was a test subject. A scientists child used to create a human soldier who would fight continuously. After everything was destroyed Camellia seeks answers for the deaths of so many people, while Raven wants nothing to do with what was left of the underground laboratory. Still, the two find themselves working together along with Curtis, Camellia's bodyguard to find answers. Answers that have a lot to do with test subject Rose and how she survived despite being unable to survive. And while they manage to catch Rose, she isn't so lenient about giving them answers, risking her own life and theirs to keep her lips sealed. however, finding out that her father may be part of the reason the facility was wrecked in such a manner has her asking more questions than she thought.
8 251 - In Serial40 Chapters
Inside Metsys
Inside the universe of Metsys, life is chaotic, cruel and crazy. People with Stats have power and everyone wants to be a Player. Meet Corn, a slave who has no memory of most of his past and doesn’t know how most of the world functions. This doesn’t stop him from escaping the bonds of slavery by risking his life on a gamble. After all, he would risk everything for freedom and the right to be a mage. But how’s a scrub to learn Magic and get power? Why, join the magical under belly of the city, of course. And eat all the mana that he can get. Two Disclaimers: 1) This is a work of fiction. Any characters, places, organisations and everything else in this novel are fictional. Any resemblance between anything in this novel and the plane of reality we live in is purely coincidental. Was that a bit over the top and a wee bit unnecessary? Maybe. 2) This story features an antihero with a slight hint of villainy. So, sooner or later, it’s going to get dark. Very dark. Hence all the tags. If you are prone to be squeamish, this might not be for you. Well. You were warned. ;)
8 107

