《Little Yeol [Chanbaek]✔》8. LY 🐘
Advertisement
Satu bulan berlalu. Keadaan sekolah, teman, dan rumah yang di tempati oleh Namja mungil itu baik-baik saja, menambah kan keharmonisan keluarga mereka setelah datangnya namja kecil dengan mata bulat dan bertelinga peri itu dalam kehidupan mereka.
Baekhyun, namja mungil itu selalu memanjakan Chanyeol kecil dengan menuruti kemauannya tetapi Baekhyun tidak lah langsung untuk memberikan apa yang ia mau, dan itu berupa Syarat mengingat si Gembul nya itu sudah sekolah dasar. Hanya ringan syarat nya seperti,
'Kau harus belajar yg benar, harus jadi anak baik dan pemaaf, tidak boleh cengeng karna kau seorang namja, jangan jadi anak yg pilah pilih.' dan masih banyak lagi, untung saja Chanyeol kecil menerima itu dengan senang hati.
Chanyeol kecil sudah bisa berbaur dengan teman-teman nya di skolah. Antar jemput selalu Baekhyun, Jongin dan Sehun, mereka bertiga memakai mobil jongin tentunya.
Kriss tidak mengetahui soal ini, Jongin dan Sehun menutupi nya untuk sementara waktu, karna dirinya tidak ingin Chanyeol kenapa² di tangan sahabat nya.
Saat pertama kali Chanyeol bertemu dengan Jongin, ia sempat takut, "Hyung, apa kau akan membawaku ke klis hyung? Kalo iya, Aku tidak mau hyung."
Dan Jongin tentu menggeleng cepat. Tidak dia juga tidak ingin memulangkan namja kecil yg malang itu.
••••
Chanyeol kecil tidaklah lupa bahwa ia kesini, kekota Seoul ini itu untuk belajar dan ingin menjadi orang Sukses ,juga tidak ingin mengecewakan kedua orang tuanya termasuk Noona kandung nya. Hanya saja Tuhan memberinya cobaan yang menurutnya sangat berat untuk masa usianya. Dan dari situ semenjak kepergianya dari desa dan kedatangannya ke rumah mewah yg bermaga pikiran untuk dirinya sukses tidak lagi ada, hanya memikirkan dua hal yaitu Hidup dan Mati.
Walau begitu Chanyeol kecil tetaplah anak yang patuh dan tidak ingin membangkang terlebih mengingat dirinya sudah 2tahun di asuh oleh keluarga meski tidak ingin berharap lebih karna sifat keluarga asli mereka itu terbilang terlebih Hyung nya, maka Chanyeol lebih memilih nurut dari pada ia akan mati konyol di tangan keluarga itu.
Advertisement
Makanan yang Chanyeol kecil itu makan random di keluargaterkadang dirinya dikasih makanan enak dan tidak enak atau tidak makan sm sekali, dan itu hanya untuk dirinya. Sering ia menangis diam-diam karna perlakuan kasar dari keluarga itu, yg terkadang memarahinya,membentak, atau memukul nya. ingat Chanyeol itu anak yg cengeng walau hanya di bentak, dimarahi atau di gebuk dengan benda yang berbahan lembut.
Dan setelah kematian ketiga orang yg Chanyeol sudah anggap layaknya seperti umma appa dan noona nya sendiri, dari situ Hyung nya mengusir nya dari rumah dan menjadikan nya gelandang selama dua bulan.
Tuhan apa ini takdir yollie? Hanya ada nasib dan cobaan berat yang slalu yollie dapatkan?
Tapi yollie tak masalah hehe~ karna mungkin ini sangat cocok untuk diri yollie yg dari keluarga miskin, dan rendah dimata orang kaya
Yollie sangat tidak menyesal dengan lahirnya di dunia yang hidup serba kekurangan. Malah yollie sangat bahagia karna disitulah kita bisa belajar untuk menghargai seseorang, lebih berhemat dan bersikap sopan
Yollie sangat berterima kasih kepada Tuhan karna sudah mempertemukanya dengan seorang Namja mungil dan manis, serta kedua orang tuanya yg selalu memberikan kehangatan untuk nya
Yollie akan membalas kebaikan yg di beri oleh keluarga Byun ketika dirinya sudah dewasa dan menjadi orang Sukses. Sertaa dirinya slalu berdoa untuk tetap bersama dengan Namja mungil itu setelah dirinya menginjak dewasa.
Suara lembut yg slalu menyapa pendengaran Chanyeol kecil kini membuyarkan lamunanya, "Yollie, kau melamun memikirkan apa hm?."
Chanyeol menengok kearah suara indah itu dan mengerjap lucu saat mendapati senyuman manis yg slalu membuat nya candu.
Chanyeol menggeleng kaku, "Tidak ada Noona. hanya saja yollie berfikir apakah satu bulan ini benar nyata bukan mimpi?,"
"Kalau ini benar mimpi, kumohon jangan bangun kan yollie dari tidur nyenyak ini."
Namja mungil itu terdiam. Menatap lamat wajah sendu gembulnya....
Kemudian tersenyum manis dan memperlihatkan eyesimlie nya serta dimple yg samar-samar terlihat di pipi kirinya
Advertisement
Kemudia mencubitt gemass kedua pipi gembil itu dan melepasnya dengan tertawa...
"Baekie noona!! sakit tau ihh tabok nih."Kesalnya seraya mengelus pipi yg sudah merah. mata bulat tajam nya mendelik ke arah Baekhyun yg tertawa lepas di kasur
"AKH!! YOLLIE KAU!!." Teriaknya, meringis sakit di bagian pala dan bokongnya.
Namja mungil itu di gebuk dengan bantal guling di bagian pala dan bokongnya dengan keras. Kali ini Chanyeol benar-benar serius dengan perkataan nya
Chanyeol kecil tertawa kencang seraya memegang perutnya yg sudah lemas, "Maafkan aku noona...aduhh sakit sekali perut ku tertawa lepas seperti ini."
Chanyeol mulai cape...
Sialaann memang anak satu ini heuh! umpatnya Namja mungil itu.
Telinga lebar Chanyeol memang sangat berfungsi sekali, dirinya bisa mendengar umpatan pelan dari mulut noona nya, "Yollie mendengar nya Mommy~. Sudah malam lebih baik kita tidur saja, yollie juga ingin susu."
Hah~ Baekhyun sudah mengerti kata 'Susu' yg dimaksud namja kecilnya.
Dengan gerakan merengkak lucu ke ranjang serta memakai piyama bermotif gajah yg berwarna biru tua pas di tubuh bantet nya
Membuat Baekhyun ingin menerkam si namja kecil itu. eh?
"Mommy! cepatt sinii ihh."Cemberutnya. Akhirnya Baekhyun ikut ke ranjang dan mulai melepas tiga kancing piyama motif strawberry nya lalu mengarah ke bibir tebal mungil Chanyeol.
Baekhyun mulai mengelus suray hitam Chanyeol, " Kau tidak bermimpi yollie, ini nyata dan kau berhak untuk mendapatkan kasih sayang lebih. Aku bangga padamu, jaljayo~."Mulai ikut tertidur
Chanyeol membuka balik matanya lalu tersenyum kearah wajah cantik di depanya,
"Aku mencintaimu Baekie noona."
Advertisement
- In Serial2806 Chapters
Legend Of Swordsman
Jian Wushuang was reborn in adversity. In order to get his revenge, he began to cultivate Heavenly Creation Skill. With the help of the Heaven defying cultivation method, Jian Wushuang gradually grew into a peerless genius from an ordinary practitioner. With a sword in hand, no one is his match. Using his extraordinary Sword Principle, he killed all his opponents and eventually became number one Sword Master from time immemorial.
8 9982 - In Serial27 Chapters
Player 47
In an unfamiliar world full of monsters, demons, deities and secrets buried for the better, a game is being played. 160 "Players", each one a soul of someone who died on Earth, will kill each other for a second chance at life. No one but the strongest deserves to live again and Frey Alcott, the 47th Player, does not plan on staying dead for long. (Discontinued; please read the rewrite version which can be found from the author's fiction list.)
8 227 - In Serial8 Chapters
A Short story collection
where little stories and book concepts live.
8 361 - In Serial16 Chapters
Real Time Reality
Erik was just an ordinary teenager until one faithful camping trip. He was thrusted into a world full of monsters with powers that could only come from comic books. Armed with the power derived from one of his favorited gaming genre, could he stop the hidden mastermind behind this game of life and death, all before the demon devoured his soul from within?
8 128 - In Serial147 Chapters
Villain Tries Farming: A LitRPG Adventure
Our newly appointed Villain dreads the sight of blood and is prone to fainting. When he counts the number of his minions dying from the attacks of the sleazy players, he feels like someone is driving a nail into his heart.Peace is what he seeks. As such he must become skilled at agriculture to sustain the monster clans that he rules. But will he succeed?(if you wish to read this book in one go you can check it out on Amazon HERE)
8 283 - In Serial29 Chapters
Cairo
Beaten, Scarred, tortured, and deprived of all emotion, Cairo wants nothing more but to find his happiness again. After being imprisoned and forced to murder for his survival inside of the Gulag for five years, a conundrum of mysterious explosions leads to his long-overdue escape. Seven years have passed since then, and for the past six months, Cairo has been staying at a lowly bar in the small town of Worcester. With the world around him filled with the Gifted—those who possess inhuman abilities—most of his days are spent hiding in the shadows of his hood, avoiding any and all human contact. However, once an axe-wielding maniac barges into the tavern he’s staying at, Cairo is forced into an unpredictable situation: save the innocent bartender that is forced under the axe, or run away, just like he always has. Urging to fight against the sight of bloodshed, Cairo stops the axe-wielder, only to realize that the bartender planned this, hoping to reveal his identity from the start, and uncover the hidden truths lying within his hood.
8 138

