《CURSE OF LOVE》Hunter's Private House|Pt. 21
Advertisement
∆∆∆∆∆
Pria itu menatap lembut punggung wanita yang masih terlelap tidur dikasur,ia merasakan kebahagiaan setiap bersama wanita itu seperti ada rasa ingin memilikinya dan memeluk wanita didepannya itu..
Hunter berjalan menuju wastafel dikamar mandinya dan membasuh wajahnya lalu ia menatap bayangannya sendiri pada cermin didepannya. Entah kenapa semenjak keberadaan wanita bernama Anastasia Ashford ini,ia merasa wajah dan penampilannya tidaklah buruk.. Hunter mengangkat sebelah tangannya saat satu kelopak kembali gugur menandakan waktunya sudah sangat menipis sekali.
Pagi ini Hunter hanya mengenakan celana panjang tidurnya dan tubuh atasnya tanpa sehelai pakaianpun,karena memang salah satu kebiasaannya saat tidur tidak pernah memakai baju hanya celana panjangnya saja. Ia keluar kamar mandi dan menuju ranjangnya,ia menatap wajah Ana yang tertidur.. Ia pun menyingkirkan beberapa helai rambut yang menutupi wajah cantik wanita didepannya itu dan Hunter pun tersenyum kemudian ia berlalu menuju dapur untuk sarapan.
"Pagi Maria... Dimana Mom dan Dad?aku belum melihat mereka pagi ini?" ucap Hunter seraya meraih segelas kopi hangat yang sudah tersedia dimeja.
"Pagi tuan.. Nyonya dan Tuan besar tadi sudah berangkat menuju Brussels untuk menghadiri pernikahan rekan kerjanya...dan Tuan besar menitipkan pesan kalau anda harus menjaga nona Ana tuan.." ucap Maria seraya meletakan dua piring sarapan dihadapan majikannya itu.
"Dasar pria tua itu,,tanpa ia bilang aku tentu akan menjaganya..dan sepertinya mereka akan lama kembali ya.." Hunter mengelus dagunya seraya menatap sepiring sarapan yang masih utuh didepannya..tiba tiba ia teringat dengan Ana..wanita itu harus memakan sarapannya dan ia harus membangunkan Ana.
Hunter berjalan menuju kamarnya dan meninggalkan Maria didapur yang sedang tersenyum melihat tingkah majikannya itu.
Saat meraih kenop pintu ia seperti mendengar suara air yang gemericik dan saat pintu terbuka,Ana sudah tidak berada diranjang..dan ternyata benar suara air itu adalah Ana yang sedang mandi.
Hunter meraih laptopnya dan duduk bersandar diranjangnya seraya membuka laptopnya..ia ingin melihat apakah musuhnya itu mengirimkan sesuatu padanya..karena sebelumnya ia menerima info dari Daniel kalau CEO The Anderson itu terlihat sangat stress dan kebingungan karena beberapa investor di perusahaannya menarik diri dan beralih pada Hunter House.Corp ...
Advertisement
Tak lama kemudian terdengar suara wanita bersenandung dari kamar mandi,hal itu membuat Hunter menoleh ke arah kamar mandi..dan saat pintu terbuka muncullah Ana dalam balutan kimono tidur biru dengan rambut yang sedikit berantakan,Ana berjalan menunduk serius seraya merapikan ikatan kimono tidurnya tanpa menyadari keberadaan Hunter.
Sontak hal tersebut membuat Hunter sangat kaget dan sedikit dengan penampilan Ana saat ini sangatlah seksi.. 'Damn it.. She looks so perfect and sexy,I really need to control myself in this situation..apa dia tidak menyadariku?' Hunter membatin,pandangannya tak lepas dari Ana.
Saat pandangan Ana terarah pada ranjang,ia sangat kaget mendapati seorang pria yang dikenalinya duduk diatas ranjang itu dengan tanpa mengenakan pakaian,hanya celana tidur panjang dan sedang menatapnya.
"Astaga Hunter..kau mengagetkan ku...dan tunggu kemana bajumu Hunt.." Ana yang kaget menutup matanya dengan tangannya memegang erat kimino tidur didadanya.
"Seriously Ana...aku terbiasa tidur tidak memakai baju dan lagipula ini kamarku jadi terserah aku..dan kau kenapa hanya memakai kimono tidur itu hheh??kau bisa saja membuat gairah seorang lelaki muncul dengan penampilanmu sekarang.." dengan senyuman jahil ia lontar kan pada Ana yang sedikit membuka matanya.
Ucapan Hunter sontak membuat Ana membuka lebar lebar kedua matanya "Apa kau bilang??hati hati dengan pikiran kotormu itu Mr.Pearce yang mesum.." Ana dengan cepat membuka lemari dan meraih pakaian kemudian berlari menuju kamar mandi..
"Mesum dia bilang...dia sangat lucu sekali...dia orang pertama yang berkata seperti itu padaku" Hunter tertawa seraya tersenyum..sungguh berbeda situasi sekarang,ia benar benar menyukai keberadaan wanita itu.
*******
Disebuah ayunan kecil ditaman belakang mansion dimana Ana sedang melamun,ia memikirkan ucapan terakhirnya dengan Dr. Turner...benar ia berjanji akan melakukan operasi sebulan lagi di Inggris ditemani ayahnya,ia sangat ingin sembuh dan menjalani hidupnya dengan normal tanpa merasakan sakit...tetapi ia harus pergi jauh dari sosok yang sangat ia sukai keberadaannya yakni Hunter..apa yang harus ia katakan pada pria itu tentang kepergiannya...
Advertisement
Tak lama lamunanya hilang ketika sepasang sneakers navy di hadapannya.. Ia pun mendongak mendapati Hunter yang tersenyum padanya..
"Kau sudah siap?"
Dengan sebelah alisnya terangkat "hah?siap apa maksudmu?"
"Haishh..Aku akan mengajakmu berjalan jalan hari ini ke suatu tempat..ayo "
"Kemana?aku harus mengabari ayahku du-...." ucapannya terpotong
"Aku sudah meminta ijin ayahmu dan ayahmu membolehkanku mengajakmu jalan jalan hari ini..bagaimana?"
"Astaga dasar kau tuan pemaksa yang mesum..." Ana bangkit seraya tersenyum dan berjalan meninggalkan Hunter didepan ayunan itu.
"Tunggu... Apa tadi kau bilang An?" Hunter memutar kepalanya dan menatap punggung Ana.
Ana pun mengalihkan pembicaraannya "Ayolah Mr.Pearce yang tampan..bukankah kau bilang kita akan berjalan jalan ..."
Kemudian Hunter berlari menyamai langkahnya dengan Ana...
Ana hanya tersenyum sesekali menoleh pada pria disampingnya itu yang juga sedang tersenyum.
*****
Mobil Camaro hitam itu berhenti di sebuah privet house dengan pemandangan danau yang sangat indah.
Ana merasa takjub dengan pemandangan yang ia lihat saat ini..
"Wow sangat indah Hunt..." ucapnya seraya menutup pintu dan mengedarkan pandangan keseluruh tempat.
"Tentu saja..ini adalah private house miliku...aku biasanya menyewakan tempat ini pada beberapa orang yang ingin menikmati liburan bersama keluarga,tapi khusus hari ini aku menutupnya untuk kita berdua--No, I mean for you Ana so nikmatilah tempat ini An.."
Ana pun memberikan senyuman pada Hunter dan berjalan menuju pinggir danau...
*******
To be continued...
Advertisement
- In Serial41 Chapters
Curse of Blades (Blades #1)
Coulta was born with a curse, one that forces him to obey the commands of those who hold authority over him. For many years he has been the unwilling assassin of the cruel and rebellious Lord Varin. His only hope has been a letter left for him by his father, assuring him that he will one day find someone who will free him. Little does he know that person is the Crown Prince of Phelin and that in order to gain this promised freedom he must first endure war and magic - and risk his life to save the man he loves. This book is being cross-posted on multiple platforms.
8 201 - In Serial22 Chapters
From hate, to Lust to Love
I drink hard, I play hard, I f*ck hard and I thrive hard in everything I do. I am care free. I use women like toilet papers. I don't care who gets hurt and why they get hurt. And I proceed to live happily. But my problem started when a f*cking Muslim bitch came to live next door. I have to keep my music low because the bitch has to sleep, I have to keep my f*cking inside the apartment because she couldn't soil her eyes. Well, guess what? I don't. People don't mess with me for a reason and this bitch is about to find it out.I am Robert or Rob. Whatever you choose to call me. I need a break from life. My step father kicked me out of the house for refusing to marry the man he choose for me. That is least of my problems. My problem is Rob, the moron who play heavy metal music all night, make out in the open and does a lot of things that is making my life a difficult one. He is too dangerous. He can completely destroy me. Yet..... Can life be anything but cruel? I am Amira and I about to find out. ****************************** I set to destroy her yet I destroyed myself - Rob I meant to change him and became a changed woman - Amira ************************** Please also read "A flower From Heaven (Zahra)", the story of Zainab and Stuart, the billionaire.The rogue Assassin , story of Safia, the doctor and John who kill for a living.
8 127 - In Serial25 Chapters
Girls Can Have Boy Bestfriends .
- Its About A Girl Name Kylee & She Has A BestFriennd ... A BOY BestFriennd At At That & Everybody Always Expected Them Tuh Be More Then That Do You Think The Girls Can Have Boy Besfriends ? Do You Think They Are More Then Best friends ?
8 111 - In Serial293 Chapters
BECOMING THE BUSINESS MAGNATE'S SPOILED WIFE
Qu Xiao unexpectedly transmigrated as the spoiled wife of a business magnate. Despite her good fortune, the original owner of her body failed to see that, and helped her maiden family to conspire against the magnate, even trying to divorce him and elope with a scumbag ex-boyfriend!Rolling her eyes in frustration with one hand on the divorce papers, Qu Xiao simply leaped into the magnate's arms while crying, "I would not divorce you!"Shang Liyan was stunned. "A-Are you still Qu Xiao?"Qu Xiao nodded fervently, and having the full script in hand, she wielded her omniscience as she wiped out all scumbags.Her ex was trying to seduce her? She sent him some hookers and secured compromising photographs of him, and sent him directly to the precinct!Her maiden family wanted the Shang family's stocks? She took their company instead!"Darling, you seem different from before!"Qu Xiao stared at the man before her, and swore to pamper him and love him in the place of the original owner of her body! She would protect the stoic magnate!
8 303 - In Serial6 Chapters
Haven In Your Arms (ON-GOING)
-Lily Stevenson and Mickel Martinez Love Story-***Lily Stevenson is just a simple girl with a simple life live in Castile, New York. She owns a small café in Castile. Life was never been easy for her. She felt unsafe all the time whenever she remembers the day her parents have been killed in front of her. But thanks to the criminal psychologist who help her, justice has been served to her parents.She live peacefully in Castile until one day she found out that she has Chronic Lymphocytic Leukemia. She thought, she's all alone now. No one would mind if she die. So she didn't think of treating herself.On the way of giving up with her life she met a man in her café named Mickel Martinez. Her decision starts to crumbled. Her heart is in chaos, whenever he's around it can't stop beating so fast. That's when it hit her. She wants to live more now to be with him. Mickel gives her comfort and whenever he's around she felt safe. He made her happy and loves her so deeply.She loves Mickel so much that she decided to spend her remaining days together with him. And she can't help but pray that maybe... just maybe some miracle will happen.Started: May 27, 2020Ended:
8 182 - In Serial37 Chapters
Taking Her Home
| Highest rank #2 in Mafia |Currently Rewriting/Editing Feb. 2020Rebecca was finally ready to start her life. She had just graduated from college, had a great job at the hospital in the city and a gorgeous apartment that was across the hall from her best friends. Everything was falling into place.When she goes out to celebrate and ends up drunker than she ever had been before, she is saved by the handsome and extremely sexy Vincent, son to the Capo, who takes her home.What will happen when she wakes up alone the next day. Will this be the typical one night stand?
8 71

