《Bloodthirsty (END)》Chapter 30
Advertisement
Kini kami bertiga manaiki tangga perlahan lahan menuju atap. Kami mematikan lampu satu persatu secara perlahan lahan agar tak membuat suara sedikitpun. Aku memimpin jalan diikuti Jie yang berada dibelakangku dan Suster Leyla yang posisinya paling belakang. Karena suster Leyla mamakai sepatu berhak, maka ia berhenti sebentar di tengah tangga untuk melepas sepatunya. Akhirnya aku dan Jie melanjutkan perjalanan duluan sehingga suster leyla tertinggal jauh dibelakang.
Karena anak tangga dalam kondisi gelap, mungkin suster Leyla sangat takut, sehingga ia berlari sangat kencang seraya tangan satunya menggenggam sepatunya dan tangan satunya memegang pegangan tangga sehingga tak terjatuh. Namun, kami dikejutkan dengan suara yang tiba-tiba begitu saja disaat aku dan Jie sedang membuka kunci pintu tangga agar kami bisa keluar menuju atap sekarang ini.
Entah mengapa, aku merasakan hal aneh dan rasa khawatir dengan suter Leyla yang tertinggal jauh dibelakang. Lalu aku menyuruh si Jie untuk melihat apa yang terjadi dan menyuruuh suster Leyla naik dengan cepat karena kemungkinan, dari suara keras tadi itu, akan mengundang para manusia gila.
Disaat aku berhasil membuka kunci pintu atap, seketika aku kaget dengan dihadapanku. Jie yang sedang membantu suster Leyla untuk terus berlari menaiki anak tangga yang sekarang ini diikuti ribuan manusia gila. Sepertinya, suster Leyla terjatuh sehingga menyebabkan kedua sepatunya jatuh kebawah dan menyebabkan suara yang ditambah teriakannya.
Dengan cepat aku membantu mereka berdua dan menyuruhnya untuk keluar duluan. Sebelumnya, dengan cepat aku mengambil satu pisau yang ada disaku suster Leyla dan melemparkan pisau itu tepat dikepala manusia gila itu yang hampir mendekati kami. Anehnya, satu pisau lainnya milik suster Leyla tidak ada, yang padahal aku memberinya dua pisau. Seketika prasangka buruk ini muncul tiba-tiba didalam benakku ini. Lalu aku melemparkan satu pisauku lagi sehingga hanya menyisakan satu pisau milikku. Segera aku keluar dan menutup pintu itu rapat-rapat dan menguncinya dari luar sehingga para manusia gila itu terjebak di dalam sana.
Advertisement
Tapi sayang, pintu itu kaca.
"Kau tak apa-apa suter Leyla?"tanya Jie seraya mendudukkan suter Leyla yang anehnya sedari tadi suter Leyla memegangi kakinya.
Dan saat aku hendak melihat kakinya, aku dikejutkan dengan sebuah tali yang kini tengah melilit kencang kaki suster Leyla. Ternyata dugaanku benar.
"Kau terinfeksi."ucapku membuat kaget Jie yang terlihat jelas diwajahnya.
"Bolehkah aku tetap ikut dengan kalian menaiki helikopter meninggalkan kota ini?"tanya suster Leyla yang tiba-tiba oleh dibalas anggukan Jie.
"Kau terinfeksi! Kau tak bisa ikut kami!"cegahku menatap tajam. Entah mengapa aku harus marah kini.
"Aku telah mengikat kakiku dengan kencang hingga darah tak mengalir. Bukankah dengan begitu aku tidak akan terinfeksi kan?"ucap Suster leyla.
"Ada apa denganmu Elyx?!! Kenapa kau berkata seperti itu padanya. Setelah kau meninggalkan Keen, kau ingin meninggalkannya juga?!"bentak Jie.
"Bukan itu maksudku, Jie. Sungguh aku tak pernah memikirkan hal itu. Justru aku ingin kita berlima bersama."ucapku.
"Kalau begitu biarkan dia ikut! Lagipula kita punya serum penawarnya bukan?"
"Jie, kumohon jangan keras kepala seperti ini dan jangan anggap aku jahat Jie. Sungguh itu penawar tidak akan bekerja. Kita gagal membuat penawar itu."
"Apa maksudmu Elyx??? Aku gak ngerti sama yang loe katain. Jadi, sia-sia saja Alixhs dan Keen memakai serum itu!!! Sejak kapan kau tahu??!!"
"Saat kita berhadapan dengan Alixhs. Serum itu justru mempercepat penyebaran virus dan menyebakan orang akan terinfeksi virus."
"Dan kau tak mengatakan apapun tentang ini kepada kami terutama Keen?!! Sungguh, Keen berusaha mati-matian menyuntikkan begitu banyak serum kepada Alixhs yang ternyata hanya sia-sia saja!!! Loe emang sampah, Lyx!!"
"Aku takut dan sekarang ini hanya kau yang tersisa. Aku ingin kita berdua harus selam-
YUNJIE!!!"teriakku seketika saat mendapati suster Leyla yang kini berdiri dan berjalan kearah YunJie.
Seharusnya aku tak banyak bicara dan langsung menyeret tangan Jie.
"Aaaaargh!!"teriak Jie bersamaan teriakanku.
Air mataku menetes tiba-tiba mendapati posisi dirinya yang kini tak beruntung. Kau JAHAT!
Advertisement
- In Serial8 Chapters
OMORI: Solstice
(Post-Secret/True ending, with Sunburn.)You've accepted the Truth, you've accepted the punishments.This however...This is something entirely different.Or in which, over half a year after moving to the city, SUNNY's mind is now everyone's problem.
8 166 - In Serial199 Chapters
The Attractor
Sophie, the young guardian of her disabled father travels to Mars. In 2072, as she turns 13, she discovers she must save the world from a harm so great, the Multiverse itself is hurting. She is chosen to be the pivot of rare bending Universal paradox difficult to understand much less solve. Unlike anything you have ever read. Written around a real ending. To My Father Georges Vouvelakis * The full 200+ chapter story is now written and we are editing the final 50 chapters slowly. I would love useful feedback to get this massive story to a better place before publication. Be kind, it's my first story.
8 517 - In Serial6 Chapters
World of Dominion
Devan has a difficult life. Both his parents are battling drug problems and he has been expelled from school. At 17 years old he has no real direction, all he enjoys is drawing and streaming his art on Twitch to his followers. One night a viewer invites him to play a brand new MMO called Dominion Online and though he has never played an MMO before he is intrigued at the idea of being paid a stipend by this new company to promote thier game. Upon installing the game and making his character, Devan experiences a rush and immersion like nothing he has ever felt before in his life. Now Devan has found new purpose in this unexplored world, an opportunity to change himself from a depressed loser, to a leader among new friends who would follow him to the ends of Dominion. Dive in and join Devan on his adventures as he makes new friends, overcomes challenges and explorers everything Dominion Online has to offer! This is, World of Dominion!
8 185 - In Serial11 Chapters
The Tomb of Potter
Renowned and powerful wizards descend upon the mysterious and fabled burial ground of Harry Potter. A 10-chapter story that focuses on multiple characters, those who covet power, those seeking adventure, and the one that focuses beyond. They all converge, seeking an artifact only written in legends.
8 84 - In Serial9 Chapters
The Great Unknown
It has come. A whisper--no, it was just a strum. Yet it plunged the world to the beginning of a prepared yet bitter end.
8 167 - In Serial96 Chapters
Scionsong
Aliyah Scionsong is a failed scion of her kingdom: a crumbling desert dominion entombed in poisonous mists, home to murderous Magicians and dimensional libraries bursting with secrets—a place where so-called ‘Healers’ are the most dangerous of all mages. Under pain of necessity, Aliyah has learned the forbidden magics which mold flesh and bone to her will; magic that can heal or harm in equal measure. When a royal execution triggers an imminent battle between the Magicians and a nest of faeries, it falls on her to make some very difficult choices. Save a traitor, become a traitor—she’s thrust into a world beyond the choking mists, where not all is as it seems. But at least she has her stolen knowledge. Perhaps her illegitimate magic will make the path ahead easier. Perhaps not. Meanwhile, ripples of unease spread across the lands; trouble is brewing between faery factions. There’s a disgraced dungeonrunner, and a faery general carrying the broken ghost of her murdered queen. Faeries scheme; the Magicians watch and wait. The Last Faery War has only ever been the last faery war for now. Content warnings: violence, profanity, gore and body horror, allusions to offscreen sexual content, disturbing themes. Cover art drawn by the author. Updates Sundays (Australian timezone).
8 180

